• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pengidap Virus Corona di Kapal Pesiar Jepang Bertambah Jadi 61 Orang 

by Redaksi Asiatoday
February 7, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengidap Virus Corona di Kapal Pesiar Jepang Bertambah Jadi 61 Orang 

ASIATODAY.ID, YOKOHAMA – Pengidap virus corona dari penumpang yang dikarantina di kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang bertambah menjadi 61 orang.

Jumlah tersebut meningkat dari semula 20 orang pada Kamis kemarin. Pada Jumat 7 Februari 2020 pagi tadi, jumlah pasien dari kapal pesiar tersebut baru 41 orang.

Diketahui, ada 2.000 ribu lebih penumpang berada di dalam kapal Diamond Princess. Mereka selama berhari-hari berdiam dalam kabin sebagai bagian dari ‘karantina’ selama dua pekan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Kebanyakan para penumpang mengeluhkan tidak teratur makan.

“Saya terus mendengar batuk dari kamar lainnya,” kata seorang penumpang di Twitter, melansir New York Times, Jumat (7/2/2020).

Penumpang tersebut mengaku sangat khawatir jika kru kapal mengantarkan makanan dari kamar ke kamar. “Saya mungkin terinfeksi hari ini atau besok,” ujarnya.

Penumpang lain yang menghabiskan waktu di media sosial menceritakan ada kru penghibur yang mengunjungi para tamu ke setiap kamar.

Menurut Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang, tidak ada satu pun dari 61 penumpang tersebut yang berada dalam kondisi serius.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan status darurat kesehatan global atas wabah virus corona yang telah menewaskan 638 jiwa ini. Virus mematikan ini pertama kali muncul dari pasar hewan liar di kota Wuhan, provinsi Hubei, China.

Virus tersebut dilaporkan telah menjangkiti 31.440 orang di 28 negara, termasuk di enam negara Asia Tenggara. Meski korban meninggal dunia lebih dari 600 orang, namun korban sembuh akibat penyakit ini mencapai 1.547 jiwa. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia NewsChina VirusJepangVirus KoronaVirus PneumoniaWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.