• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pengunjung Sepi, Puncak Gunung Himalaya Dibersihkan

by Redaksi Asiatoday
April 24, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengunjung Sepi, Puncak Gunung Himalaya Dibersihkan

Kaki gunung Himalaya. Ist

ASIATODAY.ID, LHASA – Jika biasanya Gunung Himalaya tak pernah sepi dari pengunjung, namun dimasa pandemi coronavirus (Covid-19), situasi berubah.

Namun momen sepi ini dimanfaatkan China untuk membersihkan puncak gunung yang terkenal di dunia tersebut.

Regulator pendakian gunung di Daerah Otonom Tibet (Tibet Autonomous Region/TAR) di China barat daya berencana membersihkan Gunung Qomolangma, Cho Oyu, dan Shishapangma saat musim pendakian mendatang.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Kampanye pembersihan di puncak Himalaya ini akan dilakukan oleh Tim Pendakian Tibet China, Asosiasi Pendaki Gunung Tibet China (China Tibet Mountaineering Association/CTMA), dan penyelenggara ekspedisi lokal Himalayan Expedition, demikian pernyataan yang dirilis di Lhasa, baru-baru ini.

China telah menangguhkan seluruh ekspedisi asing di TAR selama periode pendakian musim semi tahun 2020 akibat kekhawatiran penyebaran global Covid-19.

“Kami percaya ini merupakan saat yang tepat untuk mengatasi sampah di gunung,” kata seorang pejabat dari CTMA, mengutip antara.

Pada 2019, para staf CTMA, pemandu asal China, dan penduduk desa setempat membersihkan lebih dari 13 ton sampah di sisi utara Gunung Qomolangma. Sampah yang dikumpulkan umumnya tergolong sampah rumah tangga dan sampah sisa pendakian gunung di bawah sistem pemilahan yang baru ditetapkan.

Pada musim pendakian terakhir, sistem penghargaan mulai diterapkan untuk kali pertama di TAR. Penduduk desa setempat yang secara sukarela mengangkut sampah akan dibayar sesuai dengan berat sampah.

“Kami akan mempertahankan langkah yang telah terbukti efektif sebelumnya,” kata pejabat dari CTMA. (ATN)

Tags: Adventure IndonesiaChina Tibet Mountaineering AssociationCOVID-19EverestGunung Himalaya
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.