• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pengunjung Sepi, Puncak Gunung Himalaya Dibersihkan

by Redaksi Asiatoday
April 24, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pengunjung Sepi, Puncak Gunung Himalaya Dibersihkan

Kaki gunung Himalaya. Ist

ASIATODAY.ID, LHASA – Jika biasanya Gunung Himalaya tak pernah sepi dari pengunjung, namun dimasa pandemi coronavirus (Covid-19), situasi berubah.

Namun momen sepi ini dimanfaatkan China untuk membersihkan puncak gunung yang terkenal di dunia tersebut.

Regulator pendakian gunung di Daerah Otonom Tibet (Tibet Autonomous Region/TAR) di China barat daya berencana membersihkan Gunung Qomolangma, Cho Oyu, dan Shishapangma saat musim pendakian mendatang.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Kampanye pembersihan di puncak Himalaya ini akan dilakukan oleh Tim Pendakian Tibet China, Asosiasi Pendaki Gunung Tibet China (China Tibet Mountaineering Association/CTMA), dan penyelenggara ekspedisi lokal Himalayan Expedition, demikian pernyataan yang dirilis di Lhasa, baru-baru ini.

China telah menangguhkan seluruh ekspedisi asing di TAR selama periode pendakian musim semi tahun 2020 akibat kekhawatiran penyebaran global Covid-19.

“Kami percaya ini merupakan saat yang tepat untuk mengatasi sampah di gunung,” kata seorang pejabat dari CTMA, mengutip antara.

Pada 2019, para staf CTMA, pemandu asal China, dan penduduk desa setempat membersihkan lebih dari 13 ton sampah di sisi utara Gunung Qomolangma. Sampah yang dikumpulkan umumnya tergolong sampah rumah tangga dan sampah sisa pendakian gunung di bawah sistem pemilahan yang baru ditetapkan.

Pada musim pendakian terakhir, sistem penghargaan mulai diterapkan untuk kali pertama di TAR. Penduduk desa setempat yang secara sukarela mengangkut sampah akan dibayar sesuai dengan berat sampah.

“Kami akan mempertahankan langkah yang telah terbukti efektif sebelumnya,” kata pejabat dari CTMA. (ATN)

Tags: Adventure IndonesiaChina Tibet Mountaineering AssociationCOVID-19EverestGunung Himalaya
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.