• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Penumpang AirAsia Indonesia Anjlok Hampir 100 Persen

by Redaksi Asiatoday
August 14, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Maskapai AirAsia Mulai Layani Penerbangan Pada 7 Mei

Maskapai penerbangan AirAsia Group. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Maskapai AirAsia Indonesia mengalami penurunan jumlah penumpang hingga kuartal II/2020 sebesar 99,8 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu menjadi hanya 4.059 penumpang dari sebelumnya sebanyak 1,822 juta penumpang.

Manajemen menjelaskan tingkat keterisian atau load factor juga turun drastis dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dari 82 persen menjadi 42 persen.

Namun demikian, AirAsia Indonesia tetap mengoperasikan sejumlah penerbangan sewa selama kuartal tersebut, beberapa di antaranya memiliki average stage length yang lebih jauh, yang berkontribusi pada peningkatan sebesar 3 persen.

RelatedPosts

Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining

AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026

Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth

“Meski demikian, AirAsia Indonesia kembali beroperasi pada 19 Juni dengan 5 rute. Pada akhir Juli, penjualan harian telah mencapai 5 kali lipat dari penjualan harian yang tercatat di awal Juni, terbukti menunjukkan tanda-tanda pemulihan permintaan,” tulis manajemen melalui keterangan resminya dikutip, Jumat (14/8/2020).

Komisaris Utama PT AirAsia Indonesia Tbk. Dendy Kurniawan turut memberikan pandangan atas arah bisnis pada 2020. Menurutnya, pandemi Covid-19 akan berdampak langsung terhadap bisnis.

Pada 1 April 2020, maskapai bertarif hemat tersebut telah menghentikan sementara seluruh penerbangan domestik dan internasional.

Untuk itu semua langkah akan dilakukan untuk mengelola biaya secara efektif dan menyediakan solusi terbaik bagi pelanggan yang terdampak dari operasional penerbangan.

Sebagai pembanding, berdasarkan laporan keuangan yang diaudit hingga pada 31 Desember 2019, pada kuartal IV/2019, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,9 triliun, meningkat 42 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan pendapatan yang sangat pesat ini secara umum didorong oleh pertumbuhan jumlah penumpang sebesar 30 persen dan situasi bisnis yang lebih baik.

Namun tingkat keterisian untuk periode tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pada tahun sebelumnya sebesar 1 persen yang disebabkan oleh penambahan kapasitas kursi yang melebihi pertumbuhan penumpang. Perseroan juga menerima penambahan 1 unit pesawat dan meluncurkan 6 rute baru pada kuartal tersebut. (ATN)

Tags: AirAsiaMaskapai Penerbangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.