• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Permintaan Pasar Tinggi, PTDI Mulai Produksi Massal Pesawat N219 pada 2023

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Bangun Konektivitas, Aceh Belanja 4 Pesawat N219 dari PT Dirgantara Indonesia

Pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akan segera memproduksi secara massal pesawat N219. Pasalnya, permintaan pasar terhadap pesawat tersebut sangat tinggi, baik dalam negeri maupun internasional.

“Rencana kami kedepan adalah komersialisasi produk pesawat terbang seperti N219, NC212, dan N230. N219 ini harus tercapai komersialisasi, ” kata Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan pada acara puncak HUT ke-46 di halaman PTDI, Kota Bandung, Sabtu (27/8/2022).

Menurut Gita, dengan komersialisasi produk pesawat ini, PTDI berharap dapat terus meningkatkan kapasitas produksi.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Saat ini, produk PTDI masih didominasi pasar dalam negeri. Sementara market luar negeri belum tergarap seluruhnya.

Adapun yang menjadi andalan PTDI adalah komersialisasi pesawat buatan dalam negeri N219 Nurtanio. Pesawat ini didesain terbang di negara maritim seperti Asia. Memiliki kemampuan lepas landas dari landasan pacu pendek. Pesawat ini juga sedang dikembangkan dalam versi amfibi.

“Pertengahan tahun depan kami berharap N219 sudah mulai diproduksi massal. Tahap pertama 4 unit, kemudian naik jadi 6, 8, hingga 10 unit per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia  siap memesan 10 unit N219. Selain itu, beberapa daerah di Indonesia juga akan memesan menyusul arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memanfaatkan produk PTDI.

“Afrika Selatan tertarik, Turki juga tertarik kembangkan joint production. Beberapa maskapai juga akan memesan produk kami. Kalau semua beli, Insya Allah marketnya dapat makin luas, ” imbuhnya.

Pada open house kali ini, juga dilakukan penandatanganan sertifikat Analisis Daur Hidup dan Deklarasi Produk Lingkungan, sebagai bentuk komitmen PTDI mengembangkan produk pesawat terbang dan komponen serta menyajikan informasi kinerja produk yang transparan dan menekan emisi karbon dioksida. (ATN)

Tags: Dirgantara IndonesiaIndustri PesawatPesawat N219PTDI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.