• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Persiapan Menggempur China, AS Lipatgandakan Kekuatan Armada Tempur

by Redaksi Asiatoday
September 17, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Geopolitik ASEAN Bergejolak, Pemulihan Ekonomi dan Konflik Teritorial Jadi Tantangan

Aktivitas Angkatan Laut Amerika Serikat makin intensif di Laut China Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) menyiapkan rencana ambisius dengan melipatgandakan Angkatan Laut dengan sejumlah armada tempur untuk menggempur China.

Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan pihaknya akan menambah kapal tak berawak, kapal selam hingga pesawat.

Dengan rencana itu, armada laut AS akan ditingkatkan menjadi lebih dari 355 kapal, dari 293 kapal yang ada saat ini.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

AS berharap militer mereka mampu mempertahankan keunggulan atas pasukan angkatan laut China, yang dipandang sebagai ancaman utama.

“Armada masa depan akan lebih seimbang dalam kemampuan memberi efek mematikan dari udara, laut, dan bawah laut,” kata Esper dalam pidato di Rand Corp, California, Rabu (16/9/2020) dilansir AFP.

Dia mengatakan armada laut akan diperbanyak namun ukurannya lebih kecil.

Beberapa yang akan ditambah yakni kapal selam, kapal permukaan dan di bawah permukaan berawak opsional. Kemudian kapal tak berawak dan otonom serta berbagai macam pesawat berbasis kapal induk tak berawak.

Armada kapal akan dirancang lebih mampu bertahan dari konflik intensitas tinggi, dan melakukan serangan presisi pada jarak yang sangat jauh.

Dia mencontohkan kapal fregat baru berpeluru kendali dengan kemampuan serangan mematikan dan bertahan.

Saat ini drone trimaran sepanjang 40 meter sedang diuji coba di Sea Hunter. Kapal tak berawak itu dapat mendeteksi kapal selam musuh selama lebih dari dua bulan nonstop.

“Ini merupakan langkah selanjutnya dalam mewujudkan armada masa depan, di mana sistem tak berawak melakukan berbagai fungsi perang, mulai dari melepas tembakan mematikan dan meletakkan ranjau, hingga mengawasi musuh,” kata Esper.

“Ini akan menjadi perubahan besar dalam cara kami melakukan perang laut di tahun-tahun dan dekade mendatang.”

Esper menegaskan kembali bahwa China adalah ancaman keamanan utama dan kawasan Indo-Pasifik menjadi prioritas militer AS.

“Kawasan ini tidak hanya penting karena menjadi hub perdagangan global, tetapi juga episentrum persaingan kekuatan besar dengan China,” ujarnya.

Laporan Pentagon mengungkap bahwa Beijing memiliki armada angkatan laut terbesar di dunia dengan 350 kapal dan kapal selam. Namun, Esper menekankan, angkatan laut China tertinggal dalam hal kekuatan dan kapabilitas.

“Bahkan jika kami berhenti membangun kapal baru, China akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyamai kemampuan kami di laut lepas,” tandasnya. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.