• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Persiapan Perang, China Tambah Anggaran Militer Hingga Rp3.436,2 Triliun

by Redaksi Asiatoday
March 5, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Persiapan Perang, China Tambah Anggaran Militer Hingga Rp3.436,2 Triliun 1

Latihan tempur militer China. Dok PLA

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China melipatgandakan anggaran pertahanan militer sekitar 7,2 persen pada 2023.

Perdana Menteri China Li Keqiang menyampaikan pihaknya akan menggelontorkan sebesar 1,55 triliun yuan atau sekitar Rp3.436,2 triliun untuk keperluan belanja militer pada tahun ini.

“Bertambahnya anggaran belanja pertahanan pada tahun ini merupakan salah satu upaya China untuk meningkatkan kesiapan tempur,” ujarnya dikutip dari Reuters saat pembukaan Kongres Rakyat Nasional (NPC) di Aula Besar Rakyat di Beijing, Minggu (5/3/2023).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dia mengatakan peningkatan pengeluaran untuk keperluan pertahanan itu bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan sekitar 5 persen.

Seperti diketahui, negara pimpinan Presiden Xi Jinping ini mulai mengintesifkan latihan militernya usai Taiwan menerima kunjungan Ketua DPR AS kala itu, Nancy Pelosi pada awal Agustus 2022. Satu sehari setelah kunjungan Pelosi, China bahkan langsung menggelar latihan militer di sekeliling Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengumumkan, terdapat 27 pesawat tempur China yang memasuki zona pertahanan udara (ADIZ) pulau itu.

Sejak saat itu, Presiden Xi Jinping dan jajarannya diketahui terus memperkuat ketahanan sistem militer mereka.

PM LI menuturkan, pembangunan kapasitas dan kesiapsigaan tempur menjadi salah satu kunci agar prajurit dapat memenuhi tugas utama mereka.

“Angkatan bersenjata fokus pada tujuan peringatan seratus tahun Tentara Pembebasan Rakyat 2028. Harus bekerja untuk melakukan operasi militer, meningkatkan kesiapan tempur, dan meningkatkan kemampuan militer,” terang Li.

Di sisi lain, meski anggaran pembelanjaan pertahanan China tahun ini meningkat, namun Li menilai bahwa pengeluaran militer untuk tujuan pertahanan itu masih berada di persentase yang relatif rendah dari produk domestik bruto (PDB).

“Angkatan bersenjata harus mengintensifkan pelatihan dan kesiapan militer secara menyeluruh, mengembangkan panduan strategis militer baru, mencurahkan energi yang lebih besar untuk pelatihan dalam kondisi pertempuran dan melakukan upaya terkoordinasi dengan baik untuk memperkuat kerja militer di semua arah dan wilayah,” ujar Li.

Kini, China yang menjadi negara dengan personel militer terbesar di dunia itu pun bahkan masih terus berupaya untuk menambahkan alat militer mereka, seperti kapal induk dan pesawat tempur siluman.

Adapun, langkah yang diambil oleh Xi Jinping dan jajarannya itu tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi Amerika Serikat (AS). Tingginya anggaran belanja militer China bahkan menjadi barometer negara adidaya tersebut untuk menilai seberapa agresif China akan memperkuat militernya. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ChinaIndo Pasifik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.