• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pertama Kalinya, Uni Emirat Arab Luncurkan Misi Ruang Angkasa ke Mars

by Redaksi Asiatoday
July 20, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertama Kalinya, Uni Emirat Arab Luncurkan Misi Ruang Angkasa ke Mars

Hope Probe, misi ruang angkasa Uni Emirat Arab. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah terobosan datang dari Uni Emirat Arab (UEA).

Untuk pertama kalinya, negeri itu meluncurkan misi ruang angkasa ke Mars. Langkah ini sebagai upaya untuk mengembangkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologinya selain untuk mengurangi ketergantungan pada minyak.

Pertama Kalinya, Uni Emirat Arab Luncurkan Misi Ruang Angkasa ke Mars 1
Hope Probe, misi ruang angkasa Uni Emirat Arab. Ist

Misi bernama Hope Probe itu diluncurkan dari Tanegashima Space Center Jepang pukul 06:58 pagi waktu Jepang atau sekitar pukul 09:00 waktu Indonesia bagian barat untuk misi selama tujuh bulan ke planet merah. Misi itu akan mengorbit dan mengirim kembali data tentang atmosfer.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Misi pertama negara tersebut ke Mars pada awalnya dijadwalkan diluncurkan pada 14 Juli, tetapi ditunda dua kali karena cuaca buruk.

Saat ini ada delapan misi aktif tengah menjelajahi Mars. Beberapa di antaranya tengah mengorbit di planet itu dan beberapa lainnya telah mendarat di permukaannya. China dan Amerika Serikat masing-masing berencana mengirim misi baru tahun ini.

Misi tersebut menelan biaya USD200 juta, menurut Menteri Ilmu Pengetahuan Uni Emirat Arab (UEA), Sarah Amiri, melansir CNA, Senin (20/7/2020).

Tujuannya disebutkan untuk memberikan gambaran lengkap tentang atmosfer Mars untuk pertama kalinya selain mempelajari perubahan harian dan musiman.

UEA pertama kali mengumumkan rencana misi pada 2014 dan meluncurkan Program Luar Angkasa Nasional pada 2017 untuk mengembangkan keahlian lokal. Penduduknya yang berjumlah 9,4 juta terdiri dari sebagaian besar pekerja asing, namun tidak memiliki basis teknologi ruang angkasa.

Negara itu memiliki rencana ambisius untuk penyelesaian Mars pada tahun 2017. Hazza al-Mansouri menjadi orang UEA pertama berada di luar angkasa pada September tahun lalu ketika dia terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Untuk mengembangkan dan membangun Hope Probe, UEA dan Pusat Antariksa Mohammed Bin Rashid Dubai (MBRSC) bekerja dengan lembaga pendidikan AS. (ATN)

Tags: Hope ProbeUEAUni Emirat Arab
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.