• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pertamina Diultimatum Tuntaskan Tumpahan Minyak Karawang Bulan Depan

by Redaksi Asiatoday
August 23, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertamina Butuh Waktu 6 Bulan Recovery Dampak Tumpahan Minyak di Karawang

Tumpahan Minyak Pertamina. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno
mengultimatum PT Pertamina (Persero) untuk mempercepat penanganan tumpahan minyak dari anjungan YYA milik PT Pertamina Hulu Energi (PHE), di Karawang, Jawa Barat.

Rini meminta agar masalah itu tuntas pada September 2019.

“Sejauh ini penanganan dampak tumpahan minyak yang dilakukan Pertamina sudah sangat baik. Saya melihat langsung penanganan oil spill di sekitar sumur Pertamina,” terang Rini melalui keterangan resmi, dikutip Jumat (23/8/2019).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Rini pun meminta kepada Pertamina untuk memasang oil boom ke arah timur anjungan. Sejauh ini, Pertamina baru memasang oil boom di delapan titik.

Beberapa titik yang dimaksud, yakni Desa Cemara Jaya, Desa Sedari, Desa Tambak Sari, Desa Tanjung Pakis, Desa Pantai Bakti, Desa Sungai Buntu, Desa Sukajaya, dan Kepulauan Seribu.

“Saat ini memang angin ke arah barat. Tapi, saya minta ke manajemen Pertamina untuk mengantisipasi jika angin mengarah ke timur,” terangnya.

Rini juga berharap, Pertamina ikut membantu membersihkan area yang terdampak tumpahan minyak. Pemerintah terus memantau penanganan tumpahan minyak melalui patroli udara dan laut dalam radius 50 km-100 km menggunakan helikopter.

VP Relations PHE Ifki Sukarya sebelumnya menyatakan PHE sedang mempercepat pengeboran sumur baru relief well (RW) YYA-1RW untuk menghentikan munculnya gelembung gas dan tumpahan minyak yang mencemari perairan Karawang.

Relief well (RW) YYA-1RW berfungsi menutup sumur YYA-1 Blok Offshore Northwest Java (ONWJ). Ifki menyatakan PHE telah melakukan pengeboran sumur baru YYA-1RW dengan kedalaman sekitar 624 meter dari target 2.765 meter.

“Kami akan mengontrol sumur YYA-1 melalui sumur baru YYA-1RW ini, sehingga nanti bisa secepatnya menutup sumur agar tidak lagi menumpahkan minyak,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Dampak Lingkungan Tumpahan MinyakPertaminaRini SoemarnoTumpahan MinyakTumpahan Minyak Mentah
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.