• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pertamina Integrasikan TPPI dengan Kilang Tuban

by Redaksi Asiatoday
January 16, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pertamina Kuasai Tuban Petrochemical, Indonesia Bisa Hemat Devisa Rp 16,7 Triliun

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) siap mengintegritaskan kilang petrokimia PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dengan megaproyek Grass Root Refinary (GRR) Tuban.

Pengintegrasian ini dilakukan setelah Pertamina menguasai saham masyoritas di Tuban Petro hingga 51 persen. Tuban Petro merupakan induk dari TPPI. Pertamina juga melakukan aksi korporasi pembelian saham seri B Tuban Petro senilai Rp3,2 triliun.

Menurut Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, restrukturisasi Tuban Petro merupakan bagian dari kilang Pertamina yang mengutamakan aspek fleksibilitas yakni mode kilang bisa beralih baik untuk petrokimia atau pun migas. Hal ini membuat produksi kilang dapat menyesuaikan sesuai permintaan pada saat beroperasi.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Dengan pasokan bahan baku yang terintegrasi antara satu kilang dengan kilang lainnya kata Nicke, diharapkan bisa meningkatkan efisiensi baik sisi pengeluaran operasional maupun pengeluaran modal sehingga meraih keuntungan yang maksimal.

“Dengan tingkat keuntungan yang maksimal, maka proyek-proyek kilang Pertamina mampu menjadi bisnis yang berkelanjutan ke depannya,” terang Nicke melalui keterangan resmi, yang diterima Kamis (16/01/2020).

“Jadi jelas bahwa proyek kilang kami yang sedang berjalan akan menjadi bisnis yang berkelanjutan karena dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar dan didukung integrasi baik sesama kilang maupun infrastruktur Pertamina lainnya,” lanjutnya.

Nicke mengatakan saat ini Pertamina sedang mengembangkan kilang di enam lokasi, yang pembangunannya diintegrasikan dengan pembangunan pabrik petrokimia. Salah satunya GRR Tuban yang nantinya akan diintegrasikan dengan TPPI yang dibangun pipa penghubung sejauh tujuh km.

Menurutnya, peluang pasar bisnis petrokimia saat ini sekitar Rp40 triliun-Rp50 triliun per tahun. Selain itu bisnis petrokimia juga mempunyai margin lebih tinggi dibanding BBM.

Nicke menjelaskan, mulai 2020 sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), Pertamina akan melakukan peningkatan produksi aromatik kilang TPPI dari saat ini 46 ribu ton menjadi 55 ribu ton. Dalam jangka panjang, Pertamina juga akan membangun Olefin Center, sehingga nantinya TPPI akan memproduksi petrokimia sebesar 700 ribu ton per tahun.

Pada saat yang sama, megaproyek GRR Tuban nantinya akan memiliki fasilitas produksi petrokimia dengan produk polypropylene sebanyak 1.205 kilo ton per tahun (ktpa), paraxylene 1.317 ktpa dan polyethylene 750 ktpa.

“Pertamina memiliki kapasitas dan kompetensi untuk meningkatkan daya saing industri petrokimia nasional. Pertamina siap untuk mengurangi ketergantungan impor produk petrokimia melalui pengembangan bisnis petrokimia yang terintegrasi,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Kilang TubanPertaminaPT Trans Pacific Petrochemical IndotamaTuban Petrochemical
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.