• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

PLN Indonesia Merugi Rp38,87 Triliun di Kuartal Pertama

by Redaksi Asiatoday
June 16, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
PLN Indonesia Merugi Rp38,87 Triliun di Kuartal Pertama

Jaringan listrik PT Perusahaan Listik Negara (Persero) Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Perusahaan Listik Negara (Persero) Indonesia atau PLN mencatatkan kerugian senilai Rp38,87 triliun sepanjang kuartal-I 2020. Di periode yang sama tahun lalu, perusahaan ini berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp4,14 triliun.

Menyitat laporan keuangan PLN, Selasa (16/6/2020), di kuartal I PLN mengantongi pendapatan usaha sebesar Rp72,7 triliun atau meningkat 5,48 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2019. Pendapatan tersebut ditopang pendapatan dari penjualan listrik Rp70,24 triliun atau naik 5,08 persen dibanding kuartal I-2019 yang sebesar Rp66,84 triliun.

Kemudian pendapatan dari penyambungan listrik pelanggan sebesar Rp1,83 triliun atau meningkat 13,87 persen dari kuartal I tahun lalu, serta pendapatan usaha lain-lain sebesar Rp622,61 miliar.

RelatedPosts

U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions

Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition

Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports

Kendati demikian, di sisi beban usaha, PLN mengalami lonjakan yang drastis yakni sebanyak tujuh persen dari Rp73,63 triliun di kuartal I-2019 menjadi Rp78,8 triliun di tiga bulan pertama tahun ini.

Membengkaknya beban usaha yang ditanggung perseroan dikarenakan biaya pembelian tenaga listrik dari perusahaan produsen listrik swasta (IPP) sebesar Rp25,83 triliun atau meningkat 29,47 persen dari Rp19,95 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan juga terjadi pada beban sewa sebesar 7,06 persen menjadi Rp1 triliun. Demikian juga dengan beban pemeliharaan yang naik 3,23 persen secara tahunan menjadi Rp4,35 triliun. Meskipun untuk beban usaha dari pembelian bahan bakar dan pelumas mengalami penurunan 6,78 persen dari Rp32,95 triliun di kuartal I-2019 menjadi Rp30,72 triliun.

Penurunan tersebut paling besar untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 20,7 persen menjadi Rp4,9 triliun, pembelian gas alam turun 3,4 persen menjadi Rp13,1 triliun, dan juga batu bara turun 4,2 persen menjadi Rp11,7 triliun. Penurunan juga terjadi pada beban kepegawaian dari Rp5,61 triliun menjadi Rp5,60 triliun.

Namun jika dihitung, beban usaha PLN lebih tinggi dibanding pendapatan yang diperoleh. Hal ini yang membuat PLN mengalami kerugian. Nilai kerugian usaha sebelum subsidi sebesar Rp6,09 triliun atau naik 29,13 persen dari tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp4,71 triliun.

Di sisi lain, pemerintah juga membayarkan utang subsidi listrik sebesar Rp12,89 triliun di kuartal I, atau meningkat 11,09 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp11,52 triliun.

Selain itu, perusahaan setrum ini juga mengalami kerugian akibat selisih kurs yang sebesar Rp51,97 triliun. Kondisi ini berbeda dibanding periode yang sama tahun lalu saat PLN mengantongi keuntungan selisih kurs sebesar Rp4 triliun.

Adapun posisi aset PLN hingga kuartal I tercatat sebesar Rp1.589 triliun. Asetnya meningkat dari akhir Desember 2019 yang sebesar Rp1.585 triliun. Lebih jauh, liabilitas PLN di kuartal I mencapai Rp694,79 triliun atau meningkat dibandingkan liabilitas pada akhir Desember 2019 yang senilai Rp655,67 triliun. (ATN)

Tags: Investasi ListrikListrikPLN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.