• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Populasi Bertambah, Bayi Orangutan Lahir di Suaka Margasatwa Lamandau

by Redaksi Asiatoday
December 17, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Populasi Bertambah, Bayi Orangutan Lahir di Suaka Margasatwa Lamandau

Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), Camelia bersama Tasia. Dok KLHK

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Populasi Orang Utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) kembali bertambah.

Pasalnya, satu Individu bayi Orangutan lahir dari induk bernama Camelia di Suaka Margasatwa Lamandau (SML), Kalimantan Tengah. Kelahiran bayi Orangutan ini menjadi kelahiran yang ke-92 (sembilan puluh dua) dalam kurun waktu 2003 sampai dengan 2021 di area soft release SML.

Sebelumnya Orangutan Camelia terpantau hamil sejak bulan September 2021. Kemudian pada tanggal 1 Desember 2021, Orangutan Camelia datang ke Camp Pelepasliaran dan Pemantauan Gemini di SML dengan menggendong bayinya yang saat itu diperkirakan berusia kurang dari 1 minggu. Bayi Orangutan ini diberi nama Tasia.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Sampai saat ini staf Balai KSDA Kalimantan Tengah dan staf lapangan OF-UK Indonesia masih mengikuti Orangutan Camelia untuk memantau kondisinya bersama bayinya selama minggu-minggu awal pasca melahirkan

“Adanya kelahiran di area soft release menandakan bahwa area ini cukup representatif dan animal welfare memadai. Selanjutnya ke depan diharapkan dukungan banyak pihak terkait pelestarian satwa liar khususnya Orangutan. Semoga bayi Orangutan sehat dan dapat survive di habitatnya,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Kalimantan Tengah, Nur Patria Kurniawan, dikutip dari siaran pers, Jumat (17/12/2021).

Diketahui kelahiran Tasia ini merupakan kelahiran kedua dari Orangutan Camelia, dimana sebelumnya pada tahun 2016 Camelia telah melahirkan bayi pertamanya yang di beri nama Charles. Saat ini terpantau terdapat 3 (tiga) individu yang sedang hamil yakni individu Berline di Camp Buluh serta Max dan Sakura di Camp Gemini.

“Balai KSDA Kalimantan Tengah dan OF-UK Indonesia akan selalu mengawasi dan memperhatikan kesehatan orang utan  yang ada di SML, terutama orang utan yang terpantau sedang hamil agar kesehatannya selalu terjaga baik induk maupun anaknya,” pungkas Nur Patria. (ATN)

Tags: Konservasi SatwaOrangutanSpesies Langka
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.