• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Presiden Jokowi : Layani Investor dengan Cepat

by Redaksi Asiatoday
November 14, 2019
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Presiden Jokowi : Layani Investor dengan Cepat

ASIATODAY.ID, BOGOR – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajarannya agar memberikan pelayanan cepat kepada investor yang datang ke Indonesia.

Hal ini ditegaskan Jokowi dalam rangka mendukung program cipta lapangan kerja di tanah air.

Menurut Presiden Jokowi, kalau ada investasi datang ke sebuah daerah, bukan urusannya gubernur, bupati dan wali kota, tapi juga semuanya, urusan keamanan, urusan kelancaran, proses-proses perijinan.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

“Semuanya harus memberikan dukungan; Polri, TNI, Kejaksaan, semuanya memberikan dukungan ke sana. Sehingga investasi itu muncul ke sebuah daerah dan bisa direalisasi,” tegas Jokowi dalam sambutannya saat Pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019, di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019) dikutip dari setkab.

Presiden mewanti-wanti, jangan membiarkan investasi yang sudah masuk ke sebuah daerah, masuk ke negara ini, sudah membuka pintu, sudah ada minat, tidak bisa realisasi gara-gara mereka tidak dilayani dengan baik, izin tidak diurus.

“Harusnya kita ini melayani apa yang kurang. Dilayani secepat-cepatnya. Sehingga bisa realisasi dan memunculkan yang namanya lapangan pekerjaan bagi rakyat kita,” imbuh Presiden seraya mengingatkan, masih tujuh juta rakyat, anak-anak yang belum memikirkan pekerjaan, dan ini tugas bersama.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menitipkan pesan kepada kepala daerah yang hadir dalam acara tersebut. Kalau ada investasi yang orientasinya ekspor, investasi tapi orientasi barangnya akan diekspor, sudah, tutup mata, tanda tangani izinnya, secepat-cepatnya.

“Enggak usah ditanya-tanya. Urusan keamanan, back up dari Polres, dari Polda, back up. Agar apa? Muncul cipta lapangan kerja yang kita inginkan. Atau, ada orang datang, investor datang, ingin membangun, pabrik atau industri untuk barang-barang substitusi impor, secepat-cepatnya,” tutur Presiden.

Atau ada orang datang, lanjut Presiden, investor datang, ingin membangun pabrik atau industri untuk barang-barang substitusi impor. Barang- barang yang sekarang ini masih impor, kemudian dia mau mendirikan produk itu di sini, Presiden berpesan agar juga tutup mata tanda tangan secepat-cepatnya.

“Enggak usah ditanya. Di lapangan ada problem apa, pembebasan lahan, bantu, bantu, biar segera terealisasi,” pinta Presiden.

Dengan demikian, lanjut Presiden, current account defisit kita menjadi baik, defisit neraca perdagangan menjadi baik. Ia meyakini, kalau dua ini rampung, defisit neraca perdagangan, defisit transaksi berjalan rampung, mau berantem dengan negara manapun berani.

“Karena stabilitas ekonomi makro sudah stabil. Tapi kalau ini belum bisa diselesaikan, misalnya kita ini di-banned misalnya CPO kita minyak kelapa sawit kita ke Eropa ya kita masih mikir-mikir. Tapi kalau ini sudah bagus yang namanya defisit neraca perdagangan kita udah surplus, defisit transaksi berjalan kita sudah baik, maka, dia nge-banned CPO kita ya kita gantian kita potong impor-impor mobil, impor barang-barang dari sana sudah setop juga, berani kita,” tegasnya.

“Tapi kalau posisinya masih seperti ini ya kita hitung-hitungan, harus hitung-hitungan untung atau rugi,” ujar Presiden seraya menambahkan, kita akan berdaulat betul kalau kita bisa menyelesaikan ini.

Kepastian Hukum Artinya apa? Menurut Presiden Jokowi, perizinan harus dipermudah, regulasi disederhanakan, birokrasi juga harus disederhanakan. Selain itu, Presiden mengingatkan, kepastian hukum dijaga, tidak ada pungli tidak ada korupsi di situ dalam perizinan-perizinan, dijaga, rasa aman harus dijamin, TNI, Polri ini penting sekali.

“Jangan sampai kita dilihat dipotret dari luar itu negara ini dianggap tidak aman, ini berbahaya sekali. Yang di dalam juga nggak mau membuka usaha, yang di luar apalagi,” tutur Presiden.

Namun Presiden Jokowi juga berpesan, agar setiap investasi itu mengikutkan usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah yang ada di daerah. Presiden mengaku sudah titip ke menteri-menteri jangan ada investasi nanti yang ikut dari Jakarta lagi, daerah diikutkan. Pengusaha daerah diikutkan, pengusaha lokal diikutkan.

“Tolong diingatkan, kalau ada yang tidak diikutkan saya diingatkan, akan saya tegor langsung,” tegas Presiden.

Presiden Jokowi menegaskan, bahwa cipta lapangan kerja itu agenda besar bangsa Indonesia, meningkatkan ekspor, menurunkan impor juga agenda besar saat ini, jangan pernah ada yang bermain-main di area ini.

“Saya sudah wanti-wanti betul di area ini kalau masih ada yang main-main, saya gigit sendiri, akan saya gigit sendiri,” tegas Presiden. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Presiden Jokowi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.