• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Presiden Trump Tuduh WHO Sebagai ‘Boneka’ China

by Redaksi Asiatoday
May 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Relasi Amerika dan WHO Memburuk Ditengah Pandemi Covid-19

Donald Trump. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai ‘boneka’ China.

Trump juga mempertimbangkan untuk memotong atau membatalkan dukungan secara permanen kepada Badan PBB itu.

“Mereka (WHO) adalah boneka China, mereka Chinasentris untuk membuatnya lebih bagus,” kata Trump di Gedung Putih, pada Senin (18/5/2020).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Amerika Serikat membayar sekitar USD450 juta setiap tahun kepada WHO. Menurut Trump ini adalah kontribusi terbesar dari negara mana pun.

Rencana dibuat untuk memangkas ini karena “kami tidak diperlakukan dengan benar”.

“Mereka memberi kami banyak nasihat buruk,” ujar Trump tentang WHO.

Trump juga mengancam akan membekukan secara permanen dana AS ke WHO kecuali jika “perbaikan substantif” dilakukan dalam 30 hari ke depan.

Washington menghentikan pendanaan untuk WHO pada pertengahan April, menuduhnya terlalu dekat dengan Beijing dan menutupi dan salah mengelola pandemi virus corona.

Pada hari Senin, Trump mentweet gambar dari surat yang ia kirim ke Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Dalam surat itu, Trump mencantumkan apa yang dikatakannya sebagai contoh kekurangan WHO dalam mengelola pandemi, termasuk mengabaikan laporan awal tentang kemunculan virus, dan terlalu dekat dengan China.

“Jelas salah langkah berulang oleh Anda dan organisasi Anda dalam merespons pandemi ini sangat mahal bagi dunia. Satu-satunya jalan ke depan bagi Organisasi Kesehatan Dunia adalah jika ia benar-benar dapat menunjukkan kemerdekaan dari China,” tegas Trump dalam surat itu, melansir AFP, Selasa (19/5/2020).

“Jika Organisasi Kesehatan Dunia tidak berkomitmen untuk perbaikan substantif besar dalam 30 hari ke depan, saya akan membuat pembekuan sementara saya atas dana Amerika Serikat untuk Organisasi Kesehatan Dunia permanen dan mempertimbangkan kembali keanggotaan kami dalam organisasi,” ancamnya.

Sebelumnya pada Senin, WHO mengatakan akan meluncurkan tinjauan independen terhadap tanggapan terhadap pandemi virus corona. Selama pertemuan virtual, Tedros mengakui ada kekurangan dan mengatakan kepada majelis bahwa dia menyambut panggilan untuk ditinjau.

Presiden ke-45 AS itu berbicara ketika WHO mengadakan pertemuan tahunan pertamanya sejak pandemi melanda dunia.

Virus yang muncul di China itu, menyebabkan gangguan ekonomi besar-besaran dan menewaskan 316.000 orang. Hampir sepertiga dari korban tewas berada di Amerika Serikat.

Trump mengatakan China hanya membayar sekitar USD40 juta per tahun.

“Satu gagasan adalah agar Washington membayar USD450 juta kami, menjadi USD40 juta. Tetapi beberapa orang berpikir itu terlalu berlebihan,” tandas Trump. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaChina VirusDonald TrumpWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.