• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Monday, June 8, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Program ISED, Kolaborasi Indonesia-Jerman Pacu Pariwisata Lombok

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2019
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Program ISED, Kolaborasi Indonesia-Jerman Pacu Pariwisata Lombok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Program Innovation and Investment for Inclusive Sustainable Economic Development (ISED) berfokus pada pengembangan keterampilan, menyasar pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Penasihat ISED Project Stefan Erber, Lombok dipilih karena merupakan bagian dari 10 Bali Baru yang dipromosikan untuk pariwisata Indonesia.

“Lombok merupakan salah satu pulau yang memadai untuk memulai sesuatu yang baru. Program ini dapat membuat level Lombok meningkat. Dan pula Lombok merupakan salah satu dari 10 Bali Baru,” terang Erber di Jakarta, baru-baru ini.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Kegiatan ISED 2019 yang saat ini berjalan di Lombok salah satunya pelatihan untuk perhotelan di Lombok. Ketua Indonesian Hotel General Manager Association Nusa Tenggara Barat (IHGMA NTB), Ernanda Agung Dewobroto, mengatakan sangat mengapresiasi program ini.

“Di Lombok, khususnya di industri jasa dan perhotelan, kami melihat perlunya peningkatan skill set, baik secara teknis dan juga soft skill. Hal ini diperlukan agar kami dapat menjadi lebih kompetitif di era industri 4.0 ini,” kata Ernanda.

Proyek ISED ini merupakan kerja sama antara Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kedutaan Besar Jerman untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia.

“ISED 2019 merupakan suatu wadah di mana seluruh mitra kerja bersama-sama berdialog, berbagi cerita, dan pengalaman terkait seluruh program kerja sama yang akan dan telah kita lakukan,” kata Wakil Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Bappenas, Istasius Angger Anindito.

Dia menambahkan ISED Dialogue tahun ini yang kedua kalinya digelar. Tahun ini, tema yang diambil ISED Dialogue adalah ‘Memajukan Kemitraan Sektor Swasta melalui Pengembangan Keterampilan di Era Industri 4.0’.

Tema ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk memajukan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam program ini, berbagai pelatihan dilakukan salah satunya pendidikan dan pelatihan teknik kejuruan (TVET). (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: ISEDLombokWisata Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank and Japan Launch New Push to Secure Global Critical Minerals Supply Chains
  • Indonesia-EU Trade Deal Set for 2027, Opening Tariff-Free Access for Most Exports
  • Elara Skin Indonesia Officially Launches
  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.