• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Pulihkan Ekonomi, Indonesia Dorong APEC Ambil Langkah Konkret

by Redaksi Asiatoday
July 27, 2020
in Business
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Indonesia Dorong Anggota APEC Berperan Aktif Tangani Dampak Covid-19

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto menekankan pentingnya percepatan pemulihan ekonomi di masa dan pascapandemi Covid-19 melalui kerja sama yang lebih solid dan konkret di antara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC).

Hal ini disampaikan Mendag di sela APEC Virtual Ministers Responsible for Trade Meeting (APEC VMRT) yang berlangsung pada Sabtu (25/7).

“APEC memprediksi pertumbuhan ekonomi kawasan APEC tahun 2020 akan mengalami kontraksi sebesar 3,7 persen. Hal ini diperburuk dengan melemahnya arus rantai suplai serta menurunnya permintaan akibat implementasi langkah-langkah darurat kesehatan oleh hampir semua negara. Untuk mengatasi dampak yang lebih buruk bagi perekonomian khususnya di kawasan APEC, dibutuhkan perhatian khusus dan aksi yang cepat serta strategis dari semua anggota Ekonomi APEC,” jelas Mendag Agus dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Menurut Mendag, kerja sama regional APEC harus diperkuat guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas di masa maupun pascapandemi. Hal ini dilakukan melalui kerja sama di bidang fasilitasi perdagangan, penanganan hambatan rantai suplai, penguatan koordinasi, dan pertukaran informasi kebijakan penanganan dampak pandemi di kawasan APEC.

“Sebagai upaya memperkuat respons secara kolektif dan menyusun langkah strategis bagi pemulihan ekonomi kawasan Asia Pasifik, para Menteri Perdagangan APEC telah menghasilkan suatu rekomendasi langkah konkret dan program kerja nyata bagi forum APEC dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19,” lanjut Mendag Agus.

Di forum APEC, Indonesia berperan aktif dalam pertukaran informasi kebijakan penanganan Covid-19. Kontribusi dalam rangka memperkuat program kerja utama APEC juga terus dilakukan,  terutama dalam upaya mengatasi berbagai hambatan nontarif; mendorong fasilitasi perdagangan untuk mempermudah sektor bisnis; penguatan rantai suplai, integrasi, dan diversifikasi rantai nilai; serta kerja sama untuk memperkuat konektivitas kawasan.

Dalam pertemuan itu, Indonesia juga menekankan agar APEC mendorong terwujudnya sinergi penanganan dampak ekonomi Covid-19 yang disepakati di berbagai forum seperti ASEAN, ASEAN Plus 1, dan G20 agar langkah-langkah yang ditempuh dapat saling memperkuat, tidak tumpang tindih, dan betul-betul efektif.

“Indonesia melalui Kementerian Perdagangan akan terus mendorong berbagai inisiatif untuk meningkatkan daya saing dan kapasitas anggota Ekonomi APEC, khususnya yang menyangkut partisipasi lebih lanjut dalam hal rantai nilai dan rantai suplai; isu-isu inklusivitas; dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); serta pemanfaatan perkembangan ekonomi digital,” ujar Mendag.

Dalam pertemuan APEC VMRT ini, para Menteri Perdagangan APEC telah menyepakati suatu pernyataan bersama (APEC VMRT statement) sebagai wujud penegasan komitmen bersama atas pentingnya mitigasi dampak pandemi Covid-19 secara efektif, berkelanjutan, dan inklusif.

“APEC VMRT statement merefleksikan komitmen bersama Ekonomi APEC dalam memperkuat ketahanan rantai suplai dan memfasilitasi kelancaran arus barang esensial secara transparan, nondiskriminatif, stabil, dan dapat diprediksi untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19, khususnya terhadap sektor perdagangan. Program kerja Ekonomi APEC untuk penanganan pandemi tersebut merupakan langkah strategis yang penting untuk segera dilakukan, namun dengan tetap menjaga kepentingan nasional dan memperhatikan kebijakan domestik Ekonomi APEC,” imbuh Mendag Agus.

“Aksi kolektif yang dilakukan secara regional maupun global, sinergi, dan kolaborasi menjadi landasan yang kuat untuk mempercepat pemulihan ekonomi, baik di masa maupun pascapandemi Covid-19. Ekonomi APEC perlu terus meningkatkan konsolidasi dan semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan di masa transisi ini. Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pemulihan ekonomi melalui berbagai perangkat kebijakan perdagangan yang terintegrasi dengan tetap memprioritaskan perlindungan kepada masyarakat,” pungkas Mendag. (ATN)

Tags: APECAsia EconomicKemendag RI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.