• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Putin dan Erdogan Bahas Kemitraan Rusia-Turkiye

by Redaksi Asiatoday
March 26, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Putin dan Erdogan Bahas Kerja Sama Energi dan Situasi di Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. Foto Xinhua

ASIATODAY.ID, MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin membahas beberapa topik terkait kemitraan Rusia-Turkiye di berbagai bidang dalam percakapan via telepon dengan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (25/3).

“Kedua pihak mengungkapkan kepuasan terkait dinamika positif hubungan perdagangan dan ekonomi, keberhasilan implementasi proyek rekayasa energi strategis bersama, termasuk pasokan gas, dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu di Turkiye,” kata Kremlin dalam sebuah pernyataan.

Erdogan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Rusia dalam mengatasi dampak gempa bumi di Turkiye, menurut Kremlin, seraya menambahkan bahwa kedua presiden itu setuju terus mengupayakan potensi pengiriman material konstruksi dari Rusia guna merestorasi infrastruktur dan bangunan tempat tinggal yang hancur.

RelatedPosts

Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

“Pemimpin Turkiye itu memberi penilaian positif terhadap persetujuan Rusia untuk memperpanjang Perjanjian Istanbul, yang berfokus pada ekspor biji-bijian Ukraina dari pelabuhan-pelabuhan Laut Hitam dan pembukaan blokade ekspor makanan dan pupuk Rusia selama 60 hari,” katanya.

Pentingnya melanjutkan normalisasi hubungan Turkiye-Suriah juga digarisbawahi dalam percakapan itu. “Erdogan menyoroti peran mediator konstruktif yang dimainkan Rusia dalam proses ini,” kata Kremlin. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ErdoganVladimir Putin
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Accelerates US$20 Billion Masela Gas Project to Reinforce Energy Security Amid Global Turmoil
  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.