• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Quad Siap Luncurkan Inisiatif Maritim untuk Cegah Illegal Fishing China

by Redaksi Asiatoday
May 22, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Peru Marah Besar Lautnya Diinvasi Ratusan Kapal Ikan China

Kapal-kapal ikan China. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia dan India akan memperkenalkan sebuah inisiatif maritim dalam konferensi tingkat tinggi Quad di Tokyo.

Salah satu tujuan inisiatif itu adalah mencegah penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di kawasan Indo Pasifik, terutama oleh China.

Laporan Financial Times, Sabtu (21/4/2022), inisiatif maritim itu akan melibatkan penggunaan teknologi satelit untuk menciptakan sebuah sistem pelacakan illegal fishing, mulai dari Samudra Hindia hingga ke Pasifik Selatan dengan menghubungkan pusat-pusat pengawasan di Singapura dan India.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Presiden AS Joe Biden telah tiba di Tokyo pada Minggu (22/5/2022), untuk menghadiri pertemuan Quad bersama pemimpin Australia, India dan Jepang. Keempat negara ini terus meningkatkan kerja sama dalam menghadapi pengaruh China di kawasan.

Masih dari laporan Financial Times, inisiatif maritim ini memungkinkan keempat negara untuk mengawasi illegal fishing, bahkan jika kapal penangkap ikan mematikan transponder yang biasanya digunakan untuk melacak keberadaan kapal.

Koordinator AS-Indo Pasifik, Kurt Campbell, sebelumnya mengatakan bahwa Washington akan segera mengumumkan rencana untuk memerangi praktik illegal fishing di Kawasan itu.

Beberapa negara di kawasan Indo Pasifik selama ini kerap mengeluhkan aktivitas kapal China. Mereka mengatakan kapal China kerap melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negara lain, dan juga telah beberapa kali memicu kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi. (ATN)

Tags: Illegal FishingIndo PasifikQuad
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.