• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

REFORMASI LEBANON: Mustapha Adib Jadi Perdana Menteri Baru

by Redaksi Asiatoday
September 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
REFORMASI LEBANON: Mustapha Adib Jadi Perdana Menteri Baru

Mustapha Adib, Perdana Menteri Baru Lebanon. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Reformasi kepemimpinan di Lebanon mulai bergulir.

Mustapha Adib resmi menjadi perdana menteri Lebanon Senin (31/8/2020) menggantikan Hassan Diab yang mengundurkan diri pascaledakan di Pelabuhan Beirut, 4 Agustus lalu.

Adib berlatarbelakang seorang diplomat yang kurang dikenal di pemerintahan Lebanon. Namanya baru muncul pada hari Minggu untuk menggantikan Hassan Diab.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sebelumnya dia mengemban tugas sebagai Duta Besar Lebanon untuk Jerman sejak 2013.

Mengutip AFP, pria 48 tahun itu menjadi PM setelah memenangi pemilihan yang dilakukan berdasarkan sistem pembagian kekuasaan berbasis sektarian, dan dia merupakan seorang Muslim Sunni.

Dalam biografinya di situs web kedutaan Berlin, pria kelahiran Tripoli itu merupakan akademisi yang memegang gelar PhD di bidang ilmu hukum dan politik.

Dia melakukan penelitian dan tugas ahli di bidang keamanan manusia dan negara, pengawasan parlemen atas sektor keamanan, desentralisasi dan demokrasi lokal, serta undang-undang pemilu.

Dari 2000 hingga 2004, ia menjabat sebagai penasihat Najib Mikati, seorang miliarder dan mantan perdana menteri yang mendukung pencalonannya pada hari Senin.

Pada 2011, Perdana Menteri Mikati menunjuk Adib sebagai kepala kabinetnya.

Mantan perdana menteri Saad Hariri dan Fouad Siniora juga mendukung Adib setelah dua kandidat lainnya dilaporkan ditolak oleh kelompok dominan Muslim Syiah Hizbullah dan sekutu politiknya.

Penunjukan Adib bertepatan dengan rencana kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Rekan dari Tripoli yang tidak mau disebutkan namanya menggambarkan Adib sebagai pria yang tenang, sopan, dan diplomatis.

“Dia bukan orang yang suka berkonfrontasi dan tidak keras, tetapi menghindari masalah dan berusaha untuk menyelesaikannya secara diplomatis dengan tujuan untuk mengkonsolidasikan hubungannya dengan pihak berbeda,” kata rekan Adib itu.

PM sebelumnya mengundurkan pada Senin (10/8) malam waktu setempat, kurang dari sepekan setelah ledakan besar di Beirut.

Perdana Menteri Hassan Diab menyampaikan secara langsung pengunduran dirinya dan pemerintahannya di tengah krisis politik.

Ledakan yang menewaskan 171 orang itu berasal dari ribuan amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut selama bertahun-tahun tanpa pengamanan. (AFP)

Tags: Lebanon
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.