• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Rusia dan Iran Siap Bersatu Lawan Sanksi Barat

by Redaksi Asiatoday
July 20, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rusia dan Iran Siap Bersatu Lawan Sanksi Barat 1

Pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Iran. Kunjungan ini merupakan perjalanan pertama pemimpin Kremlin di luar bekas Uni Soviet sejak invasi Moskow 24 Februari ke Ukraina. Foto: Kremlin

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Rusia dan Iran siap bersatu untuk melawan sanksi negara-negara barat yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pembicaraan dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Iran. Kunjungan ini merupakan perjalanan pertama pemimpin Kremlin di luar bekas Uni Soviet sejak invasi Moskow 24 Februari ke Ukraina.

Perjalanan Putin, yang datang hanya beberapa hari setelah Presiden AS Joe Biden mengunjungi Israel dan Arab Saudi, mengirimkan pesan yang kuat ke Barat tentang rencana Moskow untuk menjalin hubungan strategis yang lebih dekat dengan Iran, China, dan India dalam menghadapi sanksi negara Barat.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Khamenei yang menyerukan kerja sama jangka panjang antara Iran dan Rusia, mengatakan kepada Putin bahwa kedua negara perlu tetap waspada terhadap “penipuan Barat”, menurut laporan TV pemerintah Iran.

Dia mengatakan Putin telah memastikan Rusia “mempertahankan kemerdekaannya” dari Amerika Serikat dan bahwa negara-negara harus mulai menggunakan mata uang nasional mereka sendiri saat memperdagangkan barang.

“Dolar AS harus secara bertahap dikeluarkan dari perdagangan global, dan ini dapat dilakukan secara bertahap,” kata Khamenei selama pertemuan tersebut di ruangan sederhana berlatar bendera Iran dan potret mendiang pemimpin revolusioner Ayatollah Khomeini.

Meskipun perang telah mengakibatkan orang-orang menderita, Khamenei mengatakan Moskow memiliki sedikit alternatif di Ukraina.

“Jika Anda tidak mengambil inisiatif, pihak lain (Barat) akan menyebabkan perang atas inisiatifnya sendiri,” katanya kepada Putin seperti dikutip CNA, Rabu (20/7).

Sementara itu, Washington mengatakan perjalanan Putin ke Teheran menunjukkan betapa terisolasinya Rusia setelah invasinya ke Ukraina.

Untuk Iran, yang juga kesal dengan sanksi ekonomi Barat dan berselisih dengan Amerika Serikat atas program nuklir Teheran dan berbagai masalah lainnya, kunjungan Putin sangat tepat waktu.

Para pemimpin ulama Republik Islam Iran ingin memperkuat hubungan strategis dengan Rusia melawan blok Arab-Israel yang didukung AS yang dapat menggeser keseimbangan kekuatan Timur Tengah lebih jauh dari Iran.

Rusia dan Iran Siap Bersatu Lawan Sanksi Barat 2
Pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin dengan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Iran. Foto: Kremlin

Di Teheran, Putin juga mengadakan pertemuan tatap muka pertamanya sejak invasi dengan pemimpin NATO, Tayyip Erdogan dari Turki. Keduanya membahas kesepakatan yang akan melanjutkan ekspor gandum lewat Laut Hitam di Ukraina serta konflik di Suriah utara. (ATN)

Tags: IranRusiaTurki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.