• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Rusia dan Ukraina Kembali Gagal Capai Kesepakatan Gencatan Senjata

by Redaksi Asiatoday
March 11, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rusia dan Ukraina Kembali Gagal Capai Kesepakatan Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba menyampaikan hasil pertemuan selama dua jam dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrovdi Antalya, Turki, Kamis (10/3/2022). Ist

ASIATODAY.ID, ANTALYA – Rusia dan Ukraina belum mencapai kesepakatan gencatan senjata.

Demikian hasil pertemuan selama dua jam antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba di Antalya, Turki, Kamis (10/3/2022)

“Tidak ada kemajuan dalam gencatan senjata,” kata Kuleba, seperti dikutip dari situs berita Rusia, Bfm.ru.

RelatedPosts

IMF Warns Global Economy Faces Fresh Stress Test as Middle East Conflict Fuels Energy Shock

Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount

Chinese-Backed Nickel Smelter GNI Enters Court-Supervised Debt Restructuring in Indonesia

Kuleba juga mengklarifikasi bahwa ia akan mendiskusikan dengan Lavrov masalah gencatan senjata selama 24 jam, tetapi tidak ada kemajuan dalam masalah ini.

Selain itu, Kuleba mencatat tentang masalah kemanusiaan, dan Kiev mencoba mencari solusi diplomatik untuk situasi tersebut.

Ia juga menegaskan, kepemimpinan Ukraina tidak bermaksud untuk memenuhi tuntutan yang diajukan oleh Rusia.

“Kiev tidak bermaksud untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Rusia,” Kuleba menekankan.

Menurutnya, para pihak harus melakukan pembicaraan yang serius dan substantif, tanpa klise. Sejauh ini, dari sudut pandang Kiev, tidak ada solusi diplomatik untuk konflik tersebut.

Menurut dia, para pihak sepakat untuk terus mencari cara penyelesaian masalah kemanusiaan. Format di mana negosiasi dengan Rusia berlangsung akan dilanjutkan.

Sementara Lavrov menegaskan bahwa inisiatif untuk membuka koridor kemanusiaan setiap hari tetap berlaku.

“Rusia tidak menyerang Ukraina dan tidak akan menyerang negara lain, tetapi serangan dari Kiev terhadap DPR dan LPR telah direncanakan, dan direncanakan dengan matang,” kata Menlu Rusia.

Menurut Lavrov, Ukraina “telah dibuat ‘anti-Rusia’ selama bertahun-tahun.” Lavrov mengangkat isu penembakan rumah sakit bersalin di Mariupol, seperti dilansir media.

Menurut Lavrov, tidak ada pasien dan staf di rumah sakit bersalin ini, bangunan itu telah lama menjadi basis para ekstremis.

“Adapun soal ekspansi NATO, Rusia menganggap penolakan aliansi untuk mempertimbangkan kepentingan Moskow dalam masalah ekspansi tidak dapat diterima,” kata Lavrov.

Dia menegaskan kembali posisi Federasi Rusia bahwa Moskow mengharapkan status netral dari Ukraina dan siap untuk membahas jaminan keamanannya. (ATN)

Tags: Krisis UkrainaRusiaUkraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • IMF Warns Global Economy Faces Fresh Stress Test as Middle East Conflict Fuels Energy Shock
  • Sri Lanka Secures US$57.4 Million to Expand Rooftop Solar and Modernize Power Grid
  • Indonesia Freezes Coal Exports to Safeguard Power Supply as Global Energy Risks Mount
  • Global Investors Double Down on Indonesia’s Nickel Boom With $169 Million HPAL Deal
  • Vietnam Overtakes Thailand? Southeast Asia’s Tourism Powerhouse Is Shifting
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.