• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Rusia Pastikan akan Capai Tujuan Operasi Militer di Ukraina

by Redaksi Asiatoday
January 9, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Putin Teken Dekrit untuk Ambilalih Proyek Minyak dan Gas Sakhalin-1 dari Exxon

Presiden Rusia Vladimir Putin. Dok Kremlin

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Wakil Kepala Pertama Administrasi Kepresidenan Rusia Sergey Kiriyenko mengatakan bahwa tujuan dari operasi militer khusus yang telah ditetapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pasti akan tercapai.

Kiriyenko juga mengatakan bahwa Ukraina melakukan provokasi selama gencatan senjata yang diumumkan oleh Rusia, seperti dilansir dari TASS, Minggu (8/1/2023).

“Tujuan yang telah ditetapkan oleh presiden sehubungan dengan operasi militer khusus akan tercapai apapun yang terjadi. Kemenangan pasti, seperti kehidupan yang normal dan layak,” kata Sergey Kiriyenko.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Kiriyenko juga mengatakan bahwa bentuk provokasi Ukraina tersebut telah terjadi dan terlihat di Donbass.

“Mereka (provokasi Ukraina), sayangnya telah terjadi. Itulah yang saya lihat di Donbass. Dan upaya untuk menyerang dengan drone pada malam hari ketika kebaktian Natal diadakan di Sevastopol, di Wilayah Kherson, dan di Wilayah Zaporozhye,” tutur Kiriyenko.

Menurut Kiriyenko, kebaktian tersebut menjadi pilihan internal tiap orang, tetapi di sisi lain ada juga yang tidak menganutnya.

“Itu adalah pilihan internal setiap orang. Sayangnya, banyak orang yang membuat keputusan di sisi lain tidak memiliki sisa Kristen dan Ortodoks. Biarkan Tuhan yang menilai mereka,” kata Kiriyenko.

Sebelumnya, Putin memerintahkan pada 5 Januari 2022 agar gencatan senjata ditetapkan di sepanjang garis keterlibatan pertempuran di area operasi militer khusus dari pukul 12.00 tanggal 6 Januari 2023, hingga pukul 24.00 waktu setempat tanggal 7 Januari 2023.

Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu, mengeluarkan arahan relatif. Pemerintah Ukraina bereaksi negatif terhadap gagasan gencatan senjata pada masa Natal.

Sementara, Zelensky dengan tegas mengatakan bahwa Ukraina harus menggagalkan skenario Rusia, sehingga upaya ofensif baru harus gagal.

Pertempuran Rusia dengan Ukraina telah berjalan selama hampir 10 bulan dan belum menunjukkan titik terang perdamaian. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: RusiaUkraina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.