• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Selain Mengecam Donald Trump, Konferensi Liga Parlemen Dunia Hasilkan Sejumlah Resolusi

by Redaksi Asiatoday
February 10, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Selain Mengecam Donald Trump, Konferensi Liga Parlemen Dunia Hasilkan Sejumlah Resolusi

ASIATODAY.ID, KUALA LUMPUR – Konferensi Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds (Palestina) ketiga yang mengambil tema “Towards Effective Strategy to Defend Jerusalem” menghasilkan beberapa butir resolusi untuk isu Palestina, termasuk memilih kepemimpinan baru Liga Parlemen.

Konferensi yang digelar di Malaysia pada Sabtu dan Minggu 8-9 Februari 2020 ini, seluruh pembicara dan peserta dari seluruh negara mengecam proposal yang ditawarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk masa depan Palestina yang berjudul “Deal of The Century”.

Liga Parlemen menganggap, ide Trump tersebut menggambarkan rencana agresi baru pada rakyat Palestina, serta peningkatan historis mereka atas tanah air mereka. Hal tersebut nyata-nyata merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Berdasarkan berbagai pertimbangan dan usulan yang diberikan oleh seluruh negara, peserta konferensi merumuskan dan menekankan lima hal terkait Palestina, yakni;

Pertama, Liga Parlemen Dunia untuk Palestina mendukung hak Palestina untuk kembali dan menentukan nasib sendiri. Serta mendukung sepenuhnya negara Palestina menjadi negara yang berdaulat dan merdeka dengan dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.

Kedua, seluruh parlemen liga Dunia menolak dan mengutuk apa yang disebut “Deal of The Century” atau “Kesepakatan Abad Ini” yang merupakan kelanjutan kebijakan Amerika sistematis yang bias terhadap pendudukan dan diskriminasi Israel terhadap rakyat Palestina. Hal ini merupakan pelanggaran berat hukum internasional dan hak asasi manusia.

Ketiga, segala negosiasi dan kesepakatan yang tidak memberikan hak penuh kepada rakyat Palestina akan berakhir dengan kegagalan, dan hanya akan menghasilkan lebih banyak permusuhan dan kebencian. Hal tersebut akan mencegah pencapaian perdamaian dan stabilitas di kawasan dan dunia.

Keputusan lainnya, peserta dari 40 negara tersebut juga menegaskan bahwa mereka berdiri bersama rakyat Palestina berjuang dengan segenap daya upaya menolak agresi Zionis Israel dan tindakan pelanggaran terhadap rakyat Palestina dan hak-hak mereka dan mereka. Serta menyerukan persatuan seluruh rakyat dunia, rakyat Palestina, dunia Arab, dan umat Islam dan membentuk front internasional untuk menghadapi agresi dan pelanggaran yang terus berulang ini.

Tidak hanya itu, dalam Konferensi yang dibuka dan direstui Perdana Menteri Malaysia YAB Tun Dr. Mahathir Mohammad dan ditutup oleh Wakil Perdana Menteri Dato’ Seri Dr Wan Azizah binti Wan Ismail ini, seluruh peserta bersepakat membentuk komite regional yang dibagi berdasarkan wilayah. Hal ini untuk memastikan perjuangan dunia membebaskan Palestina berjalan efektif, progresif dan membuahkan hasil yang terukur.

Pada kesempatan itu Konferensi Liga Parlemen juga memutuskan formasi baru Komite Sentral atau kepemimpinan organisasi global. Agar berjalan efektif dan mampu menyerap aspirasi umat Islam dan pegiat kemanusiaan di seluruh belahan dunia, maka Presiden Liga Parlemen Dunia untuk Al-Quds Syekh Hamid Abdullah al-Ahmar (Parlemen Yaman) dan Komite Sentral memilih dua Vice President, yakni Fadli Zon yang tak lain adalah Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, serta Mr. Nuredin Nabaty dari Parlemen Turki. Keduanya akan membantu mengkoordinir gerakan solidaritas dan perjuangan parlemen dunia untuk Al-Quds. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Badan Kerja Sama Antar ParlemenLiga Parlemen Dunia untuk Al-QudsPalestina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.