• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Serakah, Pesawat Penuh Kokain Jatuh di Papua Nugini

by Redaksi Asiatoday
August 2, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pesawat MAF Jatuh di Danau Sentani, Pilot Warga Amerika Tewas

Pesawat Jatuh. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, PORT MORESBY – Insiden kecelakaan pesawat kecil berisi penuh narkotika jenis kokain terjadi sesaat setelah lepas landas di Papua Nugini. Pesawat tersebut awalnya hendak bertolak menuju Australia.

Kepolsiain mengatakan, pesawat jenis cessna itu jatuh karena “keserakahan” geng narkoba yang mengangkut terlalu banyak kokain.

Melansir BBC, Sabtu (1/8/2020), pesawat itu diyakini membawa lebih dari 500 kilogram kokain dengan nilai jual hingga USD57 juta atau setara Rp835 miliar.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Lima orang, yang semuanya diduga sebagai anggota sindikat kejahatan berbasis di Melbourne, telah ditangkap kepolisian setempat.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Kepolisian Australia mengatakan bahwa geng tersebut sudah diintai selama lebih kurang dua tahun. Pesawat kecil itu diketahui lepas landas dari Mareeba di Queensland Utara pada Minggu pekan kemarin.

Pesawat terbang dalam ketinggian rendah untuk menghindari radar, dan berhasil mendarat di sebuah lapangan udara terpencil di Papa Lea Lea, area di utara Port Moresby. Di sana, geng narkoba mengisi pesawat dengan ratusan kilo gram kokain.

“Keserakahan memainkan peran signifikan dalam kasus ini. Berat kokain mungkin berimbas pada kemampuan pesawat untuk terbang,” ujar Kepolisian Federal Australia (AFP).

Puing pesawat ditinggalkan para pelaku begitu saja. Sementara paket kokain yang dimasukkan dalam 28 tas berhasil disita kepolisian Papua Nugini dan juga Australia.

Pilot pesawat, seorang warga Australia, menyerahkan diri ke gedung Konsulat Australia di Papua Nugini pada Selasa kemarin. Ia ditangkap dan dituntut dengan pasal pelanggaran keimigrasian.

Polisi menyebut kelima pria itu memiliki kaitan dengan sindikat kejahatan terorganisasi asal Italia. Jika kelimanya terbukti bersalah, maka mereka dapat terancam vonis penjara seumur hidup. (ATN)

Tags: AustraliaKecelakaan PesawatNarkobaPapua NuginiPesawat JatuhSindikat Narkoba Asia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.