• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Singapura Bekukan Travel Bubble  dengan Malaysia, Jerman dan Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
January 30, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Singapura Buka Kunjungan Bagi Wisatawan Taiwan

Visit Singapura. Ist

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Singapura  mengumumkan akan membekukan sementara perjanjian Travel Bubble dengan Malaysia, Korea Selatan, dan Jerman menyusul lonjakan jumlah kasus Covid-19 beserta kemunculan sejumlah variannya.

Mulai Senin mendatang, Singapura juga akan menangguhkan Green Lane, perjanjian yang memungkinkan individu di negara-negara mitra untuk  keluar masuk negeri itu terkait urusan bisnis.

Kementerian Luar Negeri Singapura mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji perjanjian travel bubble ini.

RelatedPosts

Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers

Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push

TransNusa Adds Jakarta–Bangkok Route

“Pemerintah Singapura secara rutin mengkaji langkah-langkah penjagaan perbatasan demi menangani risiko penularan Covid-19 dari penumpang,” ujar Kemenlu Singapura, dilansir dari Aljazeera, Sabtu (30/1/2021).

Otoritas Singapura pertama kali menerapkan sistem Green Lane dengan Malaysia pada Agustus lalu, yang diikuti Korsel satu bulan setelahnya, dan Jerman pada Oktober.

Pembekuan tidak berlaku bagi orang-orang yang izin perjalanannya ke Singapura telah mendapat persetujuan.

Keputusan terbaru Singapura akan berdampak signifikan terhadap Malaysia, yang pada Jumat kemarin mencatat tambahan 5.725 kasus Covid-19. Angka harian tersebut merupakan yang tertinggi di Malaysia sejak awal pandemi.

Tambahan kasus Covid-19 itu menjadikan total infeksi di Malaysia melampaui 200 ribu. Otoritas Kesehatan Malaysia juga mencatat tambahan 16 kematian, sehingga angka totalnya mencapai 733.

Diestimasi ada sekitar 1 juta warga Malaysia yang tinggal di Singapura. Banyak juga warga Malaysia yang setiap hari keluar masuk ke Singapura dengan menggunakan transportasi umum.

Sebelum pandemi Covid-19, diestimasi ada sekitar 90 ribu warga Singapura di Malaysia. (ATN)

Tags: Asean TravelASEAN Travel Corridor ArrangementSingapuraTravel Bali
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.