• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Singapura Bekukan Travel Bubble  dengan Malaysia, Jerman dan Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
January 30, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Singapura Buka Kunjungan Bagi Wisatawan Taiwan

Visit Singapura. Ist

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Singapura  mengumumkan akan membekukan sementara perjanjian Travel Bubble dengan Malaysia, Korea Selatan, dan Jerman menyusul lonjakan jumlah kasus Covid-19 beserta kemunculan sejumlah variannya.

Mulai Senin mendatang, Singapura juga akan menangguhkan Green Lane, perjanjian yang memungkinkan individu di negara-negara mitra untuk  keluar masuk negeri itu terkait urusan bisnis.

Kementerian Luar Negeri Singapura mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji perjanjian travel bubble ini.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Pemerintah Singapura secara rutin mengkaji langkah-langkah penjagaan perbatasan demi menangani risiko penularan Covid-19 dari penumpang,” ujar Kemenlu Singapura, dilansir dari Aljazeera, Sabtu (30/1/2021).

Otoritas Singapura pertama kali menerapkan sistem Green Lane dengan Malaysia pada Agustus lalu, yang diikuti Korsel satu bulan setelahnya, dan Jerman pada Oktober.

Pembekuan tidak berlaku bagi orang-orang yang izin perjalanannya ke Singapura telah mendapat persetujuan.

Keputusan terbaru Singapura akan berdampak signifikan terhadap Malaysia, yang pada Jumat kemarin mencatat tambahan 5.725 kasus Covid-19. Angka harian tersebut merupakan yang tertinggi di Malaysia sejak awal pandemi.

Tambahan kasus Covid-19 itu menjadikan total infeksi di Malaysia melampaui 200 ribu. Otoritas Kesehatan Malaysia juga mencatat tambahan 16 kematian, sehingga angka totalnya mencapai 733.

Diestimasi ada sekitar 1 juta warga Malaysia yang tinggal di Singapura. Banyak juga warga Malaysia yang setiap hari keluar masuk ke Singapura dengan menggunakan transportasi umum.

Sebelum pandemi Covid-19, diestimasi ada sekitar 90 ribu warga Singapura di Malaysia. (ATN)

Tags: Asean TravelASEAN Travel Corridor ArrangementSingapuraTravel Bali
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.