• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Singapura Pending Rencana Travel Bubble untuk Pebisnis

by Redaksi Asiatoday
February 8, 2021
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Singapura Buka Kunjungan Bagi Wisatawan Taiwan

Visit Singapura. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Singapura terpaksa menunda sementara rencana membuka zona batas lintas negara terkait penerapan perjalanan tanpa karantina atau travel bubble.

Program percontohan Connect @ Singapore untuk pebisnis yang akan diluncurkan pada bulan Januari 2021 ditunda akibat dewan pariwisata setempat belum memilih operator untuk fasilitas tempat para pengunjung wisatawan akan menginap.

Dilansir dari Bloomberg, penundaan rencana travel bubble di mana pengunjung dapat masuk tanpa karantina selama 14 hari asalkan mereka tinggal di fasilitas dekat Bandara Changi, menyusul penundaan pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia yang akan diselenggarakan oleh Singapura.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Tanggal untuk rencana perjalanan bisnis akan secara luas sejalan dengan perkiraan mulainya operasional fasilitas Connect @ Singapore yang pertama,” kata Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, Senin (8/2/2021).

Dilaporkan bahwa Singapura mencoba membuka kembali perbatasan dengan membangun jalur hijau dan pengaturan perjalanan khusus dengan negara-negara yang dianggap sudah bisa menangani covid-19, seperti Selandia Baru dan Australia.

Singapura sendiri mencatat hampir 60 ribu kasus Covid-19 secara total dengan 29 kasus kematian.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan untuk membahas potensi penerapan travel bubble.

Travel bubble merupakan kesepakatan dengan negara lain untuk membuka akses masuk bagi turis sehingga, timbul gelembung atau koridor perjalanan.

“Untuk jangka pendek dengan segala ketidakpastian ini, kita sekarang lebih fokus pada pariwisata nusantara. Akan tetapi, saya rasa tidak menutup kemungkinan untuk merenggangkannya. Seperti dengan Singapura,” ujar Sandiaga dalam keterangannya Rabu (20/1). (ATN)

Tags: Asean TravelSingapuraTravel Bubble
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.