• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Situasi Global Rumit, Ekonomi Indonesia Bisa Tergilas Perang Dagang

by Redaksi Asiatoday
August 27, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Situasi Global Rumit, Ekonomi Indonesia Bisa Tergilas Perang Dagang

Markas World Bank. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia diingatkan untuk mewaspadai dampak perang dagang yang terus berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan China. Pasalnya, dengan situasi global yang rumit saat ini, perang dagang berpotensi menggilas ekonomi Indonesia.

Menurut Country Director of the World Bank Indonesia Rodrigo Chaves, Indonesia sudah pasti akan terkena perang dagang antara AS dan China ini. Sebagai negara pengekspor komoditas, kondisi ekonomi global bisa memberi efek terhadap perekonomian Indonesia.

“Yang paling terlihat, dampak dari pelemahan ekonomi dunia karena perang dagang ini, jelas perekonomian Indonesia juga melemah. Jika ekonomi dunia melemah, ekonomi Indonesia juga akan melemah, karena Indonesia adalah negera pengekspor komoditas, sehingga ini menjadi tantangan besar,” terang Rodrigo usai pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s Film Industry Trapped as a Foreign Content Market Amid Korean and Chinese Drama Surge

ADB Bets on Vanuatu’s Future with $10 Million Lifeline for Economic Transformation

World Bank Warns: $54 Billion in Natural Gas Burned as Global Energy Crisis Deepens

Rodrigo mengungkapkan, kondisi ekonomi dunia adalah hal yang rumit untuk diselesaikan saat ini. Perang dagang dua negara besar ini, tak hanya memperlambat ekonomi dunia, tapi juga menyulitkan investasi.

“Ekonomi dunia adalah area yang rumit. Perang dagang antara dua negara besar ini melemahkan ekonomi dunia. Berinvestasi jadi tidak memungkinkan, hal ini akan meresahkan seluruh pihak,” jelas Rodrigo.

Indonesia tentu perlu mempersiapakan langkah antisipasi sebelum semuanya terlambat. Karena itu, pihaknya pun membicarakan beberapa upaya untuk mendorong perekonomian Indonesia berasama Menko Maritimim Luhut Binsar Pandjaitan. Salah satu agenda yang dibahas terkait upaya memacu Foreign Direct Investment (FDI) atau Investasi Langsung di Indonesia.

“World Bank punya kolaborasi kuat dengan Pak Luhut. Dia berdiskusi dengan kami, jadi ide kami di Indonesia, ia harus meningkatkan FDI di negara ini. Dan bagaimana memposisikan Indonesia lebih baik ketika berhadapan dengan kondisi ekonomi global,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Bank DuniaPerang Dagang Amerika-ChinaPerang Dagang Korea-TokyoResesi EkonomiWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.