• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Swedia Siap Adopsi Konsep Smart City di Jawa Barat

by Redaksi Asiatoday
October 6, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Swedia Siap Adopsi Konsep Smart City di Jawa Barat

ASIATODAY.ID, BANDUNG – Konsep Smart City yang diterapkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil diapresiasi oleh Pemerintah Swedia.

Konsep Smart City itu dipaparkan Ridwan Kamil saat menjadi menjadi pembicara dalam Smart Cities for All: The Foundation for Sustainable Business yang digelar Keduataan Besar (Kedubes) Swedia untuk Indonesia di Jakarta, Rabu (2/10/19) malam lalu.

Di forum itu, Ridwan Kamil mengulas pengalamannya mentransformasi Jabar menjadi digital province dengan menerapkan Government 3.0 atau birokrasi dinamis.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Selama ini di Indonesia masih menerapkan birokrasi 2.0 yang mengutamakan reward and punishment. Saya kira itu tidak relevan lagi di era digital sekarang,” jelas Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.

Selain Birokrasi Dinamis, Pemerintah Daerah Jawa Barat juga mempraktikkan konsep Penthahelix dalam menjalankan roda pemerintahannya.

“Maksud dari Penthahelix adalah menggandeng lima unsur, yaitu ABCGM (Akademisi, Bisnis, Community, Government, dan Media), dalam pembangunan,” jelasnya.

Menurut Ridwan, penerapan Birokrasi Dinamis tidak hanya membuat sumber anggaran pembangunan semakin banyak. Selain bergantung pada tiga anggaran negara yang meliputi APBD kabupaten/kota, APBD provinsi, dan APBN, Pemdaprov Jawa Barat memanfaatkan lima sumber anggaran lain.

Lima sumber anggaran tersebut meliputi KPBU (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha) atau Public Private Partnership (PPP), obligasi daerah, dana perbankan, dana umat, dan dana CSR. Pemdaprov Jawa Barat menyebutnya dengan Delapan Pintu Anggaran.

“Konsep kerjanya adalah kolaborasi penta helix ABCGM (akademisi, bisnis, community, government, media). Jadi siapapun bisa membangun Jabar,” papar Emil.

“Kami mentransformasi pelayanan dasar dengan digital public service,” tambahnya.

Emil pun memaparkan sejumlah inovasi Pemdaprov Jabar, seperti Jabar Quick Response, Jabar Saber Hoaks, Desa Digital, dan Fish Finder. Inovasi tersebut digagas guna meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Proyek saya universal, silahkan dipakai oleh daerah manapun, kuncinya adalah inovasi,” tandas Emil.

Duta Besar (Dubes) Swedia untuk Indonesia Marina Berg mengatakan, sejumlah program Pemerintah Daerah Jabar dalam konsep smart city sangat menginspirasi dan layak diketahui oleh publik yang lebih luas. Dia juga mengaku tertarik untuk mengembangkan inovasi tersebut.

“Konsep smart city dari Pak Ridwan Kamil itu sangat menginspirasi kami, karena itu kami undang untuk berbicara di sini,” kata Marina.

Dalam forum tersebut, turut hadir akademisi, mahasiswa, peneliti, dan komunitas dari dalam maupun luar negeri. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Kerjasama Indonesia-SwediaRidwan KamilSmart City
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.