• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tabrakan Kapal, Jepang Evakuasi 60 Awak Kapal Korut

by Redaksi Asiatoday
October 10, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tabrakan Kapal, Jepang Evakuasi 60 Awak Kapal Korut

ASIATODAY.ID, TOKYO – Jepang menyelamatkan sekitar 60 anggota awak kapal Korea Utara dari sebuah kapal penangkap ikan yang tenggelam setelah menabrak kapal patroli Jepang yang mengejarnya dari perairan Jepang.

Dilaporkan, semua anggota awak yang meninggalkan kapal nelayan diselamatkan dan diserahkan ke kapal Korea Utara lainnya.

Tabrakan antara kapal Korea Utara dan kapal patroli dari Badan Perikanan Jepang terjadi 350 km (220 mil) barat laut semenanjung Noto di Jepang tengah.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Badan Perikanan dan Penjaga Pantai mengerahkan tujuh kapal dan pesawat untuk mencari anggota kru Korea Utara.

Penjaga Pantai tidak memberikan perincian tentang bagaimana kedua kapal itu jatuh di Laut Jepang, tetapi Taku Eto, menteri pertanian, kehutanan dan perikanan, mengatakan pergantian tajam oleh kapal Korea Utara yang menyebabkan kecelakaan itu.

“Tabrakan itu terjadi karena kapal yang lain berbelok tajam. Tidak ada cedera di kapal patroli kami, “kata Eto kepada wartawan, dilansir reuters, Kamis (10/10/2019).

Seorang pejabat Jepang mengatakan kapal Korea Utara itu menangkap ikan secara ilegal di zona ekonomi eksklusif Jepang.

“Biasanya, kami menangkap ikan secara ilegal dengan langkah-langkah seperti menggunakan meriam air atau menampilkan pesan pada layar elektronik,”kata Satoshi Kuwahara, kepala divisi penegakan Badan Perikanan.

Tabrakan itu terjadi di dekat tempat pemancingan kaya yang dikenal sebagai Yamato Shallows. Jepang mengatakan, Korea Utara secara ilegal mencuri cumi-cumi di daerah itu. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: JepangKecelakaan KapalKorea Utara
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.