• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tambang Besi di China Dikepung Banjir, 11 Orang Tewas Terperangkap

by Redaksi Asiatoday
June 16, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tambang Besi di China Dikepung Banjir, 11 Orang Tewas Terperangkap

Aktivitas tambang di Shanxi, China. Dok Shanxi Mining.

ASIATODAY.ID, SHANXI – Sebuah tambang besi di provinsi Shanxi, China dikepung banjir pada 11 Juni lalu. Setidaknya, 11 orang tewas dalam kejadian itu.

Penemuan jasad korban tersebut dilaporkan oleh surat kabar Shanxi Daily pada Rabu (16/6/2021).

Sebanyak 13 dari 16 pekerja dikabarkan terperangkap di dalam tambang besi di Shanxi usai terjadinya musibah banjir pekan kemarin. 3 dari mereka berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke permukaan.

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

CGTN melaporkan, petugas keamanan masih berusaha mencari dua pekerja lain usai menemukan 11 korban tewas.

Sementara itu, sebuah atap di tambang batu bara di Shanxi roboh pada Rabu pagi ini, sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Tujuh pekerja dilaporkan terjebak di tambang tersebut.

Otoritas setempat telah berhasil menghubungi ketujuh pekerja, yang hingga kini dilaporkan berada dalam kondisi baik.

Sebuah lubang penyelamatan telah digali, dan makanan serta minuman telah dikirim ke bawah seiring berjalannya operasi penyelamatan.

Awal Juni lalu, 2 orang tewas dan 6 lainnya hilang dalam kecelakaan di sebuah tambang batu bara di China bagian pusat. Bulan lalu, pemerintah provinsi Henan telah menyetujui pembukaan kembali satu tambang batu bara yang dioperasikan Hebi, setelah sebelumnya ditutup karena dinilai melanggar aturan.

China terus melakukan inspeksi keselamatan kerja di tambang batu bara yang tersebar di seantero negeri. Inspeksi dilakukan saat para pekerja berusaha meningkatkan produksi dalam upaya memenuhi permintaan pasar.

Mei lalu, kabinet China mengaku hendak menstabilkan harga komoditas yang meningkat, termasuk di sektor batu bara. Di waktu bersamaan, kabinet juga mendorong usaha tambang untuk meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan global.

Pada Januari tahun ini, 9 penambang ditemukan tewas dalam operasi penyelamatan di sebuah tambang emas di provinsi Shandong. Penemuan terjadi satu hari usai 11 penambang lain berhasil diselamatkan. (ATN)

Tags: Asia DisasterChina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.