• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Terpapar Covid-19, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Hanya Tumbuh 3,5 Persen

by Redaksi Asiatoday
March 27, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
DBS : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2020 hanya 4,4 Persen

Pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi akan melambat seiring perlambatan ekonomi global akibat imbas pandemi global wabah coronavirus (Covid-19).

“Kita memperkirakan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh dikisaran angka 3,5-4,5 persen tahun ini,” terang Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).

Menurut Joshua, tekanan ekonomi dalam negeri dan global secara langsung disebabkan oleh pandemi Covid-19.

RelatedPosts

Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Sementara dampak dari global ditransmisikan melalui volume perdagangan yang semakin rendah mengingat wabah ini menghambat permintaan dan harga komoditas dunia. Perlambatan ekonomi global turut menghambat investasi Indonesia akibat terganggunya rantai pasok global di seluruh dunia.

Dari sisi domestik, covid-19 juga akan mengganggu produksi maupun konsumsi. Industri yang akan terkena dampak secara langsung di antaranya sektor manufaktur, pariwisata, serta perdagangan.

“Ketiga sektor tersebut menjadi sektor yang paling terdampak sehubungan dengan keterkaitan sektor tersebut dengan mobilitas barang ataupun manusia, yang sangat terbatasi akibat covid-19 ini,” jelasnya.

Josua menambahkan sektor-sektor tersebut, terutama sektor manufaktur, akan mendorong adanya penurunan pasokan secara umum di perekonomian Indonesia dan menyebabkan adanya tekanan supply shock.

Dari sisi konsumsi, wabah ini men-disinsentif masyarakat untuk berpergian karena sifat penyebaran virus yang masif, sehingga mendorong adanya demand shock dari permintaan agregat.

“Kombinasi dari adanya supply shock dari sisi produksi dan demand shock dari sisi konsumsi ini akan mendorong perlambatan perekonomian secara agregat di Indonesia,” jelasnya.

Joshua memandang, dengan banyaknya kebutuhan pengeluaran untuk penghentian wabah dan stimulus ekonomi, maka sangat wajar apabila legislatif melalui Badan Anggaran (Banggar) memberikan rekomendasi untuk memperlebar ketentuan batas defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari sebelumnya tiga persen menjadi lima persen khusus di tahun ini.

“Hal tersebut perlu diberlakukan agar pemerintah mempunyai ruang fiskal yang lebih luas agar wabah dan dampak negatifnya dapat diantisipasi,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCOVID-19Pertumbuhan EkonomiResesi EkonomiResesi Global
No Result
View All Result

Terbaru

  • Limp Bizkit Names Malaysia as Its Only Asia Stop for 2026, Positioning Kuala Lumpur as Regional Rock Capital
  • Indonesia Targets Global Seafood Investment as Fishery Exports Reach US$6.27 Billion
  • Indonesia, U.S. Deepen Air Defense Cooperation as Indo-Pacific Security Challenges Grow
  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.