• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Tesla Minta Panasonic Percepat Produksi Baterai Berbasis Nikel di AS

by Redaksi Asiatoday
May 13, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Gandeng Ahli Fisika, Tesla Kembangkan Teknologi Battery Pack

Industri Mobil listrik Tesla. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Tesla Inc. meminta produsen baterai asal Jepang mempercepat persiapan produksi massal baterai mobil listrik (electric vehicle/EV) model 4680.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (12/5/2022), Panasonic Holdings Corp. telah mempersiapkan pembangunan pabrik baru di Amerika Serikat (AS). Kabar itu diungkapkan CFO Panasonic Hirokazu Umeda.

Investasi Panasonic inipun juga akan memperbesar produksi baterai sel model 2170 yang selama ini digunakan pada produk-produk Tesla. Rencananya, Panasonic akan mendirikan pabrik baterai baru di Oklahoma dan Kansas dengan nilai miliaran dolar.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Pabrik berbasis Nikel yang baru direncanakan ini merupakan bagian dari dorongan untuk meningkatkan investasi dalam produksi sel EV — segmen yang dianggap penting oleh raksasa elektronik Jepang berusia 104 tahun untuk pertumbuhan di masa depan.

“Kami tidak bisa mengatakan lebih dari apa yang telah dirilis, tetapi kami mendapatkan banyak permintaan. Kami melihat permintaan kuat yang berkelanjutan dari Tesla, untuk baterai 2170, tetapi juga untuk pengembangan 4680 yang lebih cepat,” jelas Umeda.

Dari informasi yang didapatkan Bloomberg, Panasonic bertujuan untuk memproduksi 4680 baterai, yang lebih besar dan lebih kuat. Langkah ini merupakan bagian hasrat Tesla untuk menghadirkan model EV dengan harga US$25.000 yang telah disebut-sebut Elon Musk.

Di sisi lain Oklahoma maupun Kansas telah memanfaatkan paket insentif dari pemerintah untuk menggaet investasi Panasonic.

Sebaliknya produsen baterai asal Jepang itu, memilih lokasi mana pun akan mendatangkan keuntungan karena berada dekat dengan pabrik baru yang baru saja dibuka Tesla di Texas.

Yuki Kusumi, CEO Panasonic, mengatakan pada bulan April bahwa pabrikan akan menginvestasikan 600 miliar yen (US$ 4,6 miliar) dalam baterai otomotif, perangkat lunak rantai pasokan, dan area lain yang dilihat perusahaan sebagai inti pertumbuhannya.

Baterai 4680 merupakan rancangan Tesla untuk mengejar efisiensi biaya sekaligus meningkatkan kapasitas baterai.

Baterai tersebut diklaim mampu menyimpan energi lima kali lebih besar dibandingkan model sebelumnya, plus biaya 50 persen lebih murah.

Persoalannya, pengembangan baterai 4680 sangat membutuhkan nikel berkualitas tinggi dengan mengikis penggunaan kobalt. Baterai 4680 merupakan jenis baterai katoda. (ATN)

Tags: Industri BateraiNikelPanasonicTesla
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.