ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pertumbuhan investasi di sektor industri properti Indonesia kini makin meluas.
Jika selama ini investasi properti masih terkonsentrasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), kini pertumbuhan investasi juga merambah kota-kota strategis di Indonesia.
Setidaknya ada tiga kota yang kini diproyeksikan jadi basis investasi paling strategis yakni, Surabaya, Medan dan Makassar.
“Penjualan properti di tiga kota tersebut tercatat yang paling baik dibandingkan dengan kota besar lainnya. Para pengembang juga mengatakan bahwa penjualan mereka yang terbaik ada di tiga kota tersebut,” jelas Director of Capital Markets Colliers Indonesia, Steve Atherton melalui keterangan tertulisnya, Minggu (1/3/2020).
Menurut Atherton, tipe properti yang cocok untuk menjadi produk investasi di setiap kota berbeda-beda.
Head of Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengungkapkan, pasar properti di Surabaya paling banyak diminati adalah rumah tapak.
“Pengembang sedang gencar melakukan pembangunan di sisi barat dan timur Surabaya. Namun, rumah tapak juga menjadi incaran di Makassar dan Medan, sedangkan pengembangan apartemen masih bertumbuh, tetapi masih jauh dari perkembangan yang ada di Jakarta,” terang Ferry.
Dilain pihak, ada kawasan industri yang juga bisa menjadi sasaran empuk bagi para investor. Karena ketiga kota tersebut adalah kota pelabuhan, kota-kota tersebut memiliki pusat transportasi dan logistik yang memadai untuk pengiriman dari Jawa Timur ke Indonesia Timur dan Sumatera.
“Kami memperkirakan, tahun ini industri properti akan mulai terangkat di Surabaya, Makassar, dan Medan. Tentu ini peluang yang tidak boleh dilewatkan,” tandas Ferry. (ATN)
