• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Turki Mulai Bangkit dari Krisis Covid-19

by Redaksi Asiatoday
April 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Erdogan Marah, Dua Markas Militer AS di Turki Terancam Ditutup

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan. ist

ASIATODAY.ID, ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa negaranya sudah mulai bisa melihat “cahaya di ujung terowongan” dalam perang melawan pandemi coronavirus (covid-19). Erdogan optimistis Turki mampu keluar dari krisis kesehatan saat ini.

“Turki mulai meninggalkan periode sulit melalui motivasi. Kami mulai melihat ke masa depan secara lebih percaya diri,” tulis Erdogan di Twitter, dilansir dari Yeni Safak, Selasa (28/4/2020).

Erdogan menggarisbawahi bahwa Turki mulai mencapai sejumlah hasil konkret dalam upaya meredam dan mengendalikan pandemi covid-19.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Erdogan, jumlah kasus dan kematian baru akibat covid-19 di Turki terus menurun dari hari ke hari. Erdogan mengatakan kasus harian terus menurun meski jumlah tes covid-19 di Turki telah mencapai 1 juta.

Dalam perang melawan covid-19 di Turki, Erdogan melihat bertambahnya jumlah pasien sembuh sebagai sebuah titik balik krusial.

Pemerintah Turki telah menyalurkan material dukungan terhadap 55 negara yang juga memerangi pandemi covid-19. Erdogan juga telah menganggarkan 22,3 miliar lira untuk memenuhi kebutuhan dasar 4 juta warga Turki.

Bantuan langsung tunai telah diberikan pemerintah Erdogan ke sekitar 4,4 juta rumah tangga yang tersebar di seantero Turki.

Hingga Senin kemarin, Turki mencatat angka pasien sembuh yang lebih banyak dari infeksi harian selama tiga hari berturut-turut. Sementara kematian akibat covid-19 di Turki, berdasarkan data Universitas Johns Hopkins pada Selasa ini, masih bertahan di angka 2.900.

Covid-19 pertama kali muncul di Wuhan, provinsi Hubei, pada akhir Desember 2019. Kini, virus tersebut telah menyebar di lebih dari 210 negara dan wilayah.

Universitas Johns Hopkins mencatat total kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 3 juta, dengan 211 ribu lebih kematian dan 894.337 pasien sembuh. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19Turki
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.