• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

UNESCAP Apresiasi Komitmen Indonesia Wujudkan SDGs

by Redaksi Asiatoday
January 22, 2021
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
UNESCAP Apresiasi Komitmen Indonesia Wujudkan SDGs

Secretary UNESCAP, Armida Alisjahbana saat bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Thailand dan UNESCAP, Rachmat Budiman, Rabu (20/01/2021). Ist

ASIATODAY.ID, BANGKOK – ​United Nations Economic and Social Commision for Asia and the Pacific (UNESCAP) mengapresiasi komitmen Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Hal itu diungkapkan Secretary UNESCAP, Armida Alisjahbana saat bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Thailand dan UNESCAP, Rachmat Budiman, Rabu (20/01/2021).

Selain komitmen SDGs, pada kesempatan itu, Dubes Rachmat juga menyampaikan Letter of Introduction dari Menlu RI kepada Armida menandakan dimulainya penugasan Dubes Rachmat sebagai Wakil Tetap RI untuk UNESCAP.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Duta Besar Rachmat menyambut baik perpanjangan mandat Ibu Armida sebagai Executive Secretary UNESCAP sampai akhir tahun 2022 dan menegaskan dukungan Pemerintah RI melalui KBRI Bangkok bagi keberhasilan pelaksanaan mandat tersebut.

Selanjutnya, Indonesia akan melanjutkan peran aktif dan kepemimpinannya di UNESCAP dalam mendorong implementasi berbagai kesepakatan global dan regional, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui peningkatan kapasitas dan bantuan teknis sejalan kepentingan bersama dan nasional Indonesia.

Duta Besar Rachmat juga berharap UNESCAP dapat terus mendorong penguatan kerja sama dan diplomasi multilateral di kawasan, termasuk dalam menjamin akses dan keterjangkauan vaksin bagi seluruh negara menuju pemulihan ekonomi dan sosial di kawasan Asia Pasifik.

“Di dua tahun ke depan, Indonesia juga akan meluncurkan berbagai inisiatif tematik antara lain minyak sayur untuk pembangunan berkelanjutan; ekonomi kreatif; dan pengurangan resiko bencana,” ujar Dubes Rachmat dikutip melalui keterangan tertulisnya, Jumat (22/1/2021).

Armida menyambut baik komitmen Dubes Rachmat dan Indonesia serta mengapresiasi partisipasi aktif dan kepemimpinan Indonesia dalam berbagai forum UNESCAP selama ini.

Armida juga berharap keberlanjutan hal tersebut di berbagai pertemuan mendatang, termasuk pertemuan tahunan Sidang Komisi ke-77 UNESCAP yang bertemakan “Building back better from crises through regional cooperation in Asia and the Pacific” pada 27-29 April 2021.

Indonesia melalui KBRI Bangkok akan berkoordinasi erat dengan UNESCAP guna memastikan diplomasi multilateral Indonesia menghasilkan kerja sama konkrit yang bermanfaat tidak hanya bagi kesejahteraan masyarakat di Indonesia namun juga di negara-negara kawasan Asia Pasifik.

Peluang Ekonomi Hijau dan Digital bagi Indonesia

Ekonomi hijau dan ekonomi digital merupakan dua tren ekonomi yang tengah berkembang secara global, utamanya di negara-negara maju. Dua hal ini harus dapat diikuti dalam jangka panjang oleh Indonesia untuk dapat menyelaraskan perekonomiannya dengan perkembangan global.

“Dalam jangka panjang, saya melihat kita memiliki kekuatan di green product dan green economy yang saya kira sekarang ini semua negara kawasan mulai melihat itu,” kata Presiden saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 pada Kamis, (21/1/2021) di Istana Negara, Jakarta.

Semakin tingginya kesadaran masyarakat akan kelestarian lingkungan hidup menjadikan produk dan ekonomi hijau terus berkembang. Pada tahap selanjutnya, hal tersebut diyakini akan turut memengaruhi ekonomi dan bisnis global, yang tentunya juga akan berdampak pada perekonomian  Indonesia.

“Ini yang akan berkembang. Kita memiliki kesempatan yang besar masuk ke produk hijau dan ekonomi hijau ini baik dari sisi produksi, distribusi, dan konsumsi,” kata Presiden.

Selain ekonomi hijau, Presiden juga melihat bahwa di masa saat ini, semua sektor mau tidak mau harus masuk kepada tahapan digitalisasi. Di tengah melesatnya perekonomian digital dewasa ini, Kepala Negara menyebut bahwa industri dituntut untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Pemerintah, pendidikan, hingga sektor kesehatan semuanya harus masuk pada digitalisasi sehingga makin efisien, kompetitif, dan kita bisa bersaing dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, Kepala Negara meminta seluruh pihak untuk dapat menjawab tantangan sekaligus peluang yang ada tersebut. Menurutnya, tahun 2021 ini dapat dijadikan momentum bagi semuanya untuk bangkit dan melewati masa krisis hingga menjadikan negara kita sebagai sebuah negara yang semakin tangguh dan maju.

“Tahun 2021 adalah momentum kita untuk bangkit. Jika kita mampu melewati masa krisis ini dengan baik, kita akan lebih siap menjawab tantangan-tantangan ke depan dan bertransformasi karena kita menjadi sebuah kekuatan ekonomi baru, semakin tangguh, dan menjadi negara maju,” tuturnya. (AT Network)

Tags: Green EconomySustainable Development GoalsUNESCAP
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.