• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Uni Eropa dan AS Dukung Kandidat Berbeda untuk Dirjen WTO

by Redaksi Asiatoday
October 28, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menanti Malaysia Ikuti Jejak Indonesia Menggugat UE di WTO Terkait Sawit

World Trade Organization (WTO). ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) berbeda sikap terkait kandidat Direktur Jenderal Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Sebanyak 27 negara anggota Uni Eropa (UE) sepakat mendukung Ngozi Okonjo-Iweala dari Nigeria untuk memimpin WTO, sementara Amerika Serikat mendukung kandidat dari Korea Selatan, Yoo Myung-hee.

Mengutip Bloomberg, Rabu (28/10/2020), keputusan itu diungkap sumber yang dekat dengan masalah ini karena musyawarah bersifat rahasia. Sebelumnya diketahui, kedua perempuan itu merupakan calon final dari delapan kandidat yang diajukan sejak awal.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Selain telah mengamankan suara Uni Eropa (UE), Okonjo-Iweala juga bersiap menerima dukungan dari kekuatan perdagangan besar lainnya. 

Kyodo News melaporkan, pemerintah Jepang yang tidak mendukung Yoo akan segera memberi tahu WTO tentang keberpihakannya pada Okonjo-Iweala.

Hal itu dilatarbelakangi hubungan tidak baik antara Jepang dan Korea Selatan. Adapun posisi China masih belum diketahui tetapi menjadi penting mengingat AS mendukung Yoo.

Satu dari dua nama tersebut akan menggantikan Roberto Azevedo yang mengundurkan diri pada akhir Agustus lalu, setahun sebelum masa jabatannya berakhir.

Badan perdagangan yang berbasis di Jenewa itu menghadapi tantangan dari perang perdagangan AS-China, pandemi Covid-19, sistem arbitrase yang tertatih-tatih, dan kurangnya perangkat untuk mengatasi tantangan yang berkembang seperti subsidi industri.

WTO masih berkonsultasi dengan negara-negara anggotanya mengenai pencalonan Okonjo-Iweala dan Yoo. Nama Dirjen terpilih akan diumumkan pada 7 November mendatang.

Sementara itu, Eropa berada di tengah pertempuran perdagangan AS dan China selama tiga tahun terakhir, berusaha mendorong kedua negara untuk berbuat lebih banyak dalam membela aturan multilateral.

Blok tersebut telah berjuang untuk membatasi dugaan kebijakan perdagangan dan investasi China yang tidak adil sambil mengecam proteksionisme dan pendekatan konfrontatif Presiden Donald Trump terhadap China dan Eropa. (ATN)

Tags: World TradeWTO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.