• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

UPDATE GEMPA AFGHANISTAN: Korbn Jiwa Capai 1.036, Bantuan Internasional Terus Mengalir

by Redaksi Asiatoday
June 25, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UPDATE GEMPA AFGHANISTAN: Korbn Jiwa Capai 1.036, Bantuan Internasional Terus Mengalir 1

Dua anak-anak di Afghanistan berada di atas reruntuhan rumahnya akibat gempa bumi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Bantuan darurat untuk menyelamatkan nyawa terus mengalir ke Afghanistan timur yang dilanda gempa pada hari Jumat, ketika para pekerja kemanusiaan dan mitra PBB bergegas membantu komunitas yang paling rentan.

Salah satu tim PBB di lapangan, badan pengungsi UNHCR, mengangkut berton-ton barang bantuan ke provinsi Khost dan Paktika, di mana beberapa ribu rumah hancur atau rusak akibat gempa berkekuatan 5,9 yang melanda Rabu pagi.

Penghitungan terbaru dari Kamis malam menunjukkan bahwa setidaknya 1.036 orang telah tewas dan lebih dari 1.643 terluka, dalam gempa terburuk yang melanda negara itu dalam dua dekade.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Setidaknya 121 dari kematian ini adalah anak-anak dan 67 dari mereka yang terluka juga anak-anak,” kata Mohamed Ayoya, Perwakilan Dana Anak-anak PBB (UNICEF) di Afghanistan, dikutip dari UN News.

“Jumlah total orang yang tewas atau terluka belum dikonfirmasi. Verifikasi sedang berlangsung dan kami berharap angka-angka ini akan meningkat dalam beberapa jam dan hari mendatang.”

Tempat perlindungan bagi yang selamat

Barang-barang yang sangat dibutuhkan tiba dari ibu kota, Kabul, termasuk ratusan tenda, ribuan selimut, jerigen, ember, lembaran plastik, peralatan dapur, dan lampu surya – cukup untuk membantu 4.200 korban selamat di distrik Giyan, Bermal, Zerok, dan Nika di Paktika provinsi, dan distrik Spera di provinsi Khost.

Untuk memastikan distribusi kepada yang paling membutuhkan, UNHCR telah mendirikan tiga hub pasokan di distrik Giyan, Bermal dan Spera, sehingga bantuan kemanusiaan dapat dialihkan ke masyarakat yang terkena dampak gempa. Hujan deras juga melanda wilayah itu dalam beberapa hari terakhir, menambah kesengsaraan, UNHCR memperingatkan.

UNICEF juga telah mengirimkan pasokan penyelamat, termasuk 500 kotak P3K, bersama dengan pengobatan untuk diare akut untuk membantu mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui air.

Jauh lebih ‘dibutuhkan segera’

“Lebih banyak dukungan sangat dibutuhkan untuk mencegah bencana kemanusiaan di daerah yang terkena bencana,” kata juru bicara UNHCR Shabia Mantoo, yang mencatat bahwa jutaan orang di negara itu menghadapi kelaparan dan kelaparan, setelah empat dekade konflik dan ketidakstabilan.

“Sudah sekitar 24 juta warga Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan karena kelaparan dan krisis ekonomi, kurangnya bantuan pembangunan, dan dampak pergantian otoritas pemerintah 10 bulan lalu,” kata Mantoo kepada wartawan di Jenewa.

Di seluruh Afghanistan, sekitar 3,5 juta orang telah mengungsi akibat konflik dan kekerasan, dan 1,57 juta lainnya harus meninggalkan rumah mereka karena guncangan iklim. (ATN)

Tags: AfganistanAsia DisasterGempa Bumi
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.