• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Urban Renaissance Agency Gagas Pembangunan Japan Town di Cikarang

by Redaksi Asiatoday
December 15, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Urban Renaissance Agency Gagas Pembangunan Japan Town di Cikarang

Di Kawasan Jababeka, hunian dan restoran berkonsep Jepang banyak tersedia. Hal ini menjadi salah satu dasar ide Japan Town. ist

ASIATODAY.ID, YOKOHAMA – Institusi Administratif Independen Jepang yang bertanggung jawab untuk membangun kawasan berorientasi transit (TOD) di bawah Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi (MILT) Jepang, Urban Renaissance Agency menyebut bakal membangun Japan Town di Kawasan Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

“Ke depannya kami juga akan membangun Japan Town di Jepang, tapi ini masih ide awal,” kata Senior Officer Business Promotion Division International Business Department Urban Renaissance Agency (UR) Yosuke Uenaka dalam keterangannya di Yokohama, Sabtu (13/12/2019).

Menurut dia, ide membangun Japan Town itu karena di Kawasan Deltamas, terutama di Greenland International Industrial Center (GIIC) banyak berdiri perusahaan Jepang.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Selain itu, di wilayah tersebut juga telah terbentuk komunitas yang menyatukan warga asli Indonesia dengan Jepang.

Kawasan itu juga sudah dilengkapi fasilitas yang mendukung, yakni restoran Jepang serta apartemen dan kawasan yang bertemakan Jepang seiring dengan bertambahnya pekerja serta eksekutif asal Negeri Sakura.

“Untuk itu, Japan Town dibangun agar warga Jepang dan Indonesia bisa berkolaborasi dan co-exist di dalam kawasan tersebut,” imbuhnya.

Uenaka menjelaskan, saat ini sudah ada Sekolah Jepang yang berdiri di kawasan tersebut yang diresmikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii beberapa waktu lalu.

Dalam pembangunannya, UR bekerja sama dengan Sinar Mas Group untuk membangun perumahan di atas lahan 100 hektare di mana saat ini sudah hampir rampung dan sudah ada Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi.

UR baru memulai ekspansi ke luar negeri pada tahun lalu seiring dengan terbitnya Undang-Undang oleh Pemerintah Jepang yang memperbolehkan perusahaan tersebut merambah bisnis di luar Jepang.

“Namun berbeda, di Jepang, status kami sebagai pemain utama, pelaksana, di Indonesia hanya membantu Sinar Mas,” katanya.

Tujuan diterbitkannya UU tersebut, agar kemampuan dan teknologi yang dimiliki Jepang bisa diterapkan di luar negeri, termasuk Indonesia.

“UR memiliki pengalaman, teknologi, juga UR kuat dalam jasa konsultasi, koordinasi dan asistensi,” paparnya.

Sejak UU tersebut terbit, maka UR mengajukan proposal kepada Sinar Mas serta pemerintah daerah setempat untuk terlibat dalam pembangunan kawasan perumahaan di Kota Deltamas Cikarang.

UR berpengalaman dalam membangun TOD. Contoh yang paling terkenal adalah di Minatomirai, Yokohama di mana menyatukan stasiun, mall, serta kawasan wisata dan perumahaan melalui reklamasi.

Reklamasi tersebut menyulap lahan yang awalnya pelabuhan menjadi kawasan integrasi yang tidak menghilangkan sejarah serta asal-muasal tersebut, yakni pelabuhan dan tempat galangan kapal.

Arsitektur khas pelabuhan dan galangan kapal tetap dipertahankan, terlihat dari tembok stasiun yang dipenuhi bata merah serta bekas dermaga yang tidak dihancurkan, alih-alih dijadikan daya tarik dinding restoran. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: CikarangJababekaJapan TownKerjasama Indonesia-JepangUrban Renaissance Agency
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.