• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Usai Kritik AS, Kapal Induk China Shandong Gelar Latihan Tempur di Laut China Selatan

by Redaksi Asiatoday
May 2, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Usai Kritik AS, Kapal Induk China Shandong Gelar Latihan Tempur di Laut China Selatan

Kapal Induk militer China, Shandong. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Kapal induk Shandong milik China menggelar latihan tempur rutin tahunan di Laut China Selatan. Demikian keterangan Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA) pada Minggu (2/5/2021).

Latihan digelar usai Beijing mengkritik Amerika Serikat (AS) atas pengiriman kapal Angkatan Laut AS ke perairan sengketa tersebut.

Pekan kemarin, Kementerian Pertahanan China mendesak AS tidak mengirim pasukan garis depan ke zona udara dan laut dekat China.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Menurut Kemenhan China, sejak Joe Biden menjadi presiden AS, pesawat pengintai dan kapal perang Washington terlihat lebih aktif di perairan dekat wilayah Negeri Tirai Bambu.

Laut China Selatan adalah perairan sengketa yang hampir semua wilayahnya diklaim sepihak oleh China. Padahal, sejumlah negara lain juga mengklaim sebagian perairan tersebut.

China telah membangun beberapa pulau buatan di Laut China Selatan, yang disebut AS sebagai langkah untuk memiliterisasi kawasan sengketa.

Dilansir dari laman Arab News, juru bicara Angkatan Laut China Gao Xiucheng menegaskan bahwa latihan militer di Laut China Selatan bersifat sah dan merupakan bagian dari melindungi kedaulatan nasional.

Tidak hanya itu, Gao juga menekankan bahwa latihan militer ini berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Kami berharap dunia luar dapat memandang latihan militer ini secara lebih objektif dan rasional. Di masa mendatang, Angkatan Laut China akan terus menggelar latihan serupa sesuai jadwal,” tutur Gao.

Shandong adalah kapal induk kedua China setelah Liaoning. China awalnya membeli sebuah badan kapal dari Ukraina, dan kemudian diubah sepenuhnya menjadi sebuah kapal induk bernama Liaoning. (ATN)

Tags: Indo PasifikLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.