ASIATODAY.ID, JAKARTA – Raksasa teknologi Facebook ikut menerapkan kebijakan baru seperti Apple merespon virus corona yang kian mewabah. Perusahaan media sosial inipun melarang pegawainya melakukan perjalanan ke China.
Facebook sendiri tidak pernah beroperasi di China. Aplikasi tersebut masuk dalam daftar blokir di jagat internet negara tersebut. Namun, Facebook punya cabang usaha yang memasarkan perangkat virtual reality Oculus.
Melansir BBC, Rabu (29/01/2020), kebijakan terbaru ini dilakukan Facebook demi melindungi pegawainya.
Dilaporkan bahwa pegawai yang baru saja melakukan perjalanan dari China dihimbau untuk bekerja dari rumah, meskipun tidak disertakan instruksi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Berdasarkan pertimbangan peringatan yang beredar, kami mengambil langkah untuk melindungi kesehatan dan keamanan pegawai kami,” tulis juru bicara Facebook kepada media.
Kebijakan ini berlaku sejak awal minggu ini dan pegawai yang tetap ingin melakukan perjalanan ke China harus mendapatkan izin terlebih dahulu.
Keputusan tersebut diambil Facebook setelah pemerintah Amerika Serikat mendesak warga negaranya mempertimbangkan perjalanan ke China. Badan kesehatan setempat, US Centers for Disease Control and Prevention dilaporkan sudah memantau 110 dugaan kasus virus corona yang ditemukan di 26 negara bagian.
Dilaporkan sebelumnya bahwa CEO Apple Tim Cook mulai membatasi perjalanan kerja pegawai ke China pada pekan lalu, sebagai tindak antisipasi terkait dengan penyebaran virus corona di negara tersebut. Apple juga telah menutup satu toko ritel di wilayah China dan mengurangi jam operasional untuk lokasi toko ritel lainnya.
Kepada investor, Cook menyebut bahwa Apple telah menutup satu dari empat toko ritelnya di China, dan sejumlah mitra saluran penjualan juga telah menutup toko ritel fisik mereka. Selain itu, Apple juga menyebut bahwa penjualan di area sekitar kota Wuhan, lokasi penyebaran virus corona berawal, tergolong rendah.
Apple dilaporkan telah menyediakan layanan kesehatan untuk pegawai di area Wuhan, secara berkala memeriksa suhu tubuh pegawai. Apple juga secara agresif membersihkan toko ritel dan kantor cabangnya di wilayah China. (ATN)
,’;\;\’\’
