• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Virus Flu Baru Muncul di China, Berpotensi Jadi Wabah Baru

by Redaksi Asiatoday
July 1, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Virus Flu Baru Muncul di China, Berpotensi Jadi Wabah Baru

G4 EA H1N1. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para ilmuwan menemukan sebuah strain flu babi baru di China. Virus itu dilaporkan bisa membuat lompatan dari hewan ke manusia dan memiliki potensi untuk menjadi pandemi.

Dena Grayson, Pakar Penyakit Menular membuat postingan di akun Twitternya, yang menyebut bahwa para peneliti telah memperingatkan jenis flu baru di China yang mirip dengan flu H1N1 2009 dan berpotensi menimbulkan pandemi.

“Virus ini menginfeksi babi tetapi juga dapat menginfeksi manusia. Ini bukan tidak mungkin, adalah virus pandemi berikutnya yang akan muncul,” tulisnya di postingan Twitter @DrDenaGrayson.

RelatedPosts

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Melansir Express, Selasa (30/6/2020) virus tersebut telah ditemukan di negara-negara dengan persediaan babi melimpah dan para ilmuwan telah mengumumkan bahwa virus dapat menginfeksi manusia.

Pera peneliti pertama kali mendeteksi virus tersebut pada manusia yang telah bekerja di rumah pemotongan hewan, yang berhubungan dengan industri babi China. Orang tersebut dilaporkan menjadi sakit karena virus.

Vaksin flu yang ada tidak menawarkan perlindungan utuh terhadap virus jenis baru ini. Penelitian sedang dilakukan untuk melihat apakah inokulasi saat ini dapat disesuaikan agar efektif terhadap virus tersebut.

Kin-Chow Chang, Profesor dari University of Nottingham mengatakan bahwa kondisi saat ini memang sedang krisis karena virus corona yang menyebabkan pandemi Covid-19. Akan tetapi, publik tidak boleh melupakan jenis virus baru yang berpotensi bahaya.

“Sementara virus baru ini bukan merupakan masalah yang sedang dihadapi. Kita seharusnya tidak mengabaikannya,” katanya dalam sebuah wawancara kepada BBC.

Salah satu kekhawatiran yang ditakutkan adalah bahwa virus baru ini dapat bermutasi lebih lanjut dan dapat ‘mengudara’, yang memberikannya kemampuan untuk menyebar secara eksponensial dan menyebabkan wabah.

Strain virus baru itu disebut memiliki semua ciri yang sangat sesuai untuk dapat menginfeksi manusia. Oleh karenanya, para ilmuwan di China saat ini juga sedang mempelajari virus tersebut dengan cermat, disamping terus mengumpulkan informasi tentang virus SARS-CoV-2.

Jenis flu baru yang terdeteksi itu mirip dengan flu babi 2009, tetapi mungkin mengembangkan atribut yang bisa membuatnya jauh lebih mematikan. Para ilmuwan menamai virus itu dengan sebutan G4 EA H1N1. (ATN)

Tags: ChinaChina VirusCOVID-19G4 EA H1N1
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.