• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 19, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Wabah Covid-19 Memantik Gerakan Voluntarisme di Indonesia 

by Redaksi Asiatoday
March 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Wabah Covid-19 Memantik Gerakan Voluntarisme di Indonesia 

Relawan Covid-19. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pandemi global wabah coronavirus (Covid-19) yang terus menyebar secara memantik gerakan voluntarisme di Indonesia.

Ribuan orang dari berbagai lapisan sosial terpanggil untuk menjadi relawan (volunter) dalam upaya menyelamatkan Indonesia dari cengkraman wabah mematikan itu.

Saat ini, sebanyak 5.816 orang telah terdaftar dalam desk relawan percepatan penanganan virus corona (covid-19) di Indonesia. Relawan ini terdiri dari tenaga kesehatan, medis dan non-medis.

RelatedPosts

World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan

ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis

Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe

“Hingga per 28 Maret pukul 17.00 WIB, jumlah relawan yang sudah berhasil mendaftar mencapai 1.808 orang terdaftar sebagai relawan medis dan tenaga kesehatan, dan sebanyak 4.008 orang terdaftar sebagai relawan non-medis,” terang Ketua Umum Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) Dandi Prasetya di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Para relawan terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan usia 19 hingga di atas 60 tahun. Mereka hadir di lima provinsi yakni, di Jawa Barat sebanyak 1.445 orang, DKI Jakarta 1.384 orang, Jawa timur 559 orang, Banten 402 orang, dan Jawa Tengah 348 orang. Dandi memerinci posisi dari masing-masing relawan tersebut.

Relawan medis dan tenaga kesehatan di antaranya;

– Administrasi rumah sakit: 32 orang
– Apoteker: 56 orang
– Dokter spesialis: 4 orang
– Dokter umum: 93 orang
– Kesehatan masyarakat: 113 orang
– Perawat: 776 orang
– Psikolog: 12 orang
– Teknisi laboratorium: 201 orang

Kemudian relawan 4.008 non-medis di antaranya:

– Ahli gizi: 115 orang
– Bidan: 324 orang
– Dapur umum: 274 orang
– Logistik atau pergudangan: 1.024 orang
– Radiografer: 4 orang
– Sopir atau tim ambulans: 549 orang
– Teknisi mesin dan kelistrikan: 68 orang
– Tenaga administrasi umum: 983 orang
– Tenaga kebersihan umum: 201 orang
– Tenaga kesehatan lingkungan: 207 orang
– Tenaga sanitarian: 133 orang
– Tenaga teknis kefarmasian: 62 orang, dan
– tidak diketahui: 585 orang.

Digagas sejak Gempa Lombok

Dandi menjelaskan relawan ini terdaftar melalui desk relawan yang diinisiasi oleh BNPB. Desk relawan merupakan platform digital on demand yang berisi informasi sumber daya dan aktivitas kerelawanan dan menjadi sarana komunikasi terkait penanggulangan bencana di Indonesia.

“Kami mendapat mandat untuk menjadi koordinator desk relawan BNPB, nantinya berfungsi sebagai data dan informasi tentang pemetaan sumber daya serta aktivitas relawan untuk percepatan penanganan covid-19,” jelas  Dandi.

Desk relawan sejatinya terbentuk sejak gempa Lombok pada 29 Juli 2018 lalu. Kegiatan ini diharapkan membantu distribusi sumber daya manusia (SDM) relawan kepada organisasi dan lembaga yang membutuhkan misi kemanusiaan.

“Kami melihat banyak masyarakat di Indonesia yang ingin terlibat, tapi di sisi lain pihak rumah sakit dan lembaga kemanusiaan juga membutuhkan SDM yang berkompeten. Terutama mengingat proses penanganan covid-19 ini masih berjalan waktu yang agak panjang dan mungkin berpotensi untuk meluas di berbagai wilayah di Indonesia,” tegas Dandi.

Masyarakat Indonesia yang ingin turut serta membantu penanganan covid-19 bisa mendaftar melalui https://deskrelawanpb.bnpb.go.id/covid-19/. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCOVID-19
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank Injects $150 Million to Transform Rural Uzbekistan
  • ADB Injects $115 Million to Tackle Nepal’s Water and Sanitation Crisis
  • Indonesia’s US$22 Billion Free School Meals Program Hit by Expanding Corruption Probe
  • Indonesia Foils Smuggling of 1,300 Protected Napoleon Wrasse Bound for Hong Kong
  • Indonesia-Kuwait Deepen Energy Alliance as Global Uncertainty Reshapes Economic Partnerships
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.