• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO Serukan Negara-Negara di Dunia Bergabung dengan COVAX

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WHO Serukan Seluruh Negara Perbanyak Tes Corona

WHO Director General Tedros Ghebreyesus. Doc

ASIATODAY.ID, ZURICH – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kepada negara-negara di seluruh dunia agar segera bergabung dengan fasilitas vaksin COVAX WHO sampai batas waktu Jumat (18/9/2020).

Langkah ini untuk membantu memastikan bahwa imunisasi didistribusikan secara adil dan efisien.

COVAX dibentuk awal tahun ini oleh WHO untuk menyatukan upaya negara-negara anggota guna menjamin kesetaraan akses global terhadap vaksin Covid-19.

RelatedPosts

Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President

Indonesia Joins Global AI Alliance

Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, sejauh ini terdapat 92 negara berpenghasilan rendah sedang mencari bantuan melalui fasilitas COVAX.

Fasilitas ini merupakan bagian dari Akselerator ACT WHO untuk mendorong pengembangan vaksin, terapi, dan diagnostik untuk memerangi pandemi.

Sekitar 80 negara berpenghasilan tinggi telah menyatakan minatnya. Namun, banyak yang masih harus mengonfirmasi niat mereka untuk bergabung pada akhir minggu ini.

“Jika orang-orang di negara berpenghasilan rendah dan menengah kehilangan vaksin, virus akan terus membunuh dan pemulihan ekonomi global akan tertunda,” ujar Tedros di forum regional WHO untuk Eropa yang disiarkan secara virtual, Senin (14/9/2020).

Sejauh ini, WHO telah mencatat rekor kenaikan jumlah infeksi virus corona baru harian sebanyak 307.930 selama 24 jam terakhir. Angka kematian naik lebih dari 5.500, sehingga total global menjadi 917.417. Peningkatan infeksi terbesar dilaporkan di India, AS, dan Brasil.

Di seluruh dunia, ada lebih dari 28 juta kasus yang dikonfirmasi, setengahnya terjadi di Amerika. Rekor satu hari sebelumnya untuk kasus baru adalah pada 6 September ketika WHO melaporkan 306.857 infeksi baru. (ATN)

Tags: COVAXWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Wempi Saputra Appointed ADB Vice-President
  • Indonesia’s Gold Ambition: Building a Global Bullion Ecosystem Beyond Mining
  • Indonesia Joins Global AI Alliance
  • Danantara Indonesia Enters Global Sovereign Wealth Fund Network
  • OPEC+ Builds New Energy Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.