• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

WHO: Tidak ada Penyebaran Drastis Wabah Covid-19 di Luar China

by Redaksi Asiatoday
February 14, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
WHO: Tidak ada Penyebaran Drastis Wabah Covid-19 di Luar China

ASIATODAY.ID, JENEWA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa kasus virus corona Covid-19 tidak melonjak tajam di luar China meski ada lonjakan tajam di provinsi Hubei.

Menurut WHO, satu-satunya pengecualian adalah kasus corona di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Jepang.

Pada Rabu kemarin, provinsi Hubei mencatat ada 242 kematian baru yang terjadi dalam kurun waktu satu hari. Terlepas dari informasi itu, WHO menegaskan tidak ada perubahan besar dalam hal pola kematian atau tingkat keparahan dalam wabah corona Covid-19.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Selain 242 kematian, otoritas Hubei juga melaporkan adanya 14.840 kasus baru corona Covid-19 dalam kurun waktu satu hari.

WHO menyebut angka itu didapat karena otoritas Hubei menggunakan definisi luas mengenai siapa-siapa saja yang dapat dikatakan sebagai terduga pengidap corona Covid-19.

“Hal ini tidak merepresentasikan perubahan signifikan dalam arah berlangsungnya wabah Covid-19,” terang  Kepala Program Darurat WHO, Mike Ryan, melansir BBC, Jumat (14/2/2020).

Sejauh ini, ada tiga kematian akibat corona Covid-19 di luar China, masing-masing satu kematian itu terjadi di Filipina, Hong Kong dan yang terbaru di Jepang — seorang wanita berusia 80-an tahun.

Konfirmasi mengenai adanya virus corona di tubuh wanita yaang tinggal di Kanagawa itu diketahui setelah kematiannya. Wanita lanjut usia itu disebut-sebut sebagai mertua dari seorang sopir taksi yang belakangan terkonfirmasi terjangkit virus corona.

Otoritas Jepang juga mengonfirmasi dua kasus lainnya, yakni seorang dokter di sebuah rumah sakit di Jepang barat dan pria berusia 20-an tahun di Chiba.

Tambahan kematian di Hubei mendorong angka total jumlah korban tewas Covid-19 di seantero China melampaui 1.350. Sementara total infeksinya mendekati 60 ribu. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Asia NewsChina VirusCorona AsiaCOVID-19Diamond Princess CruisVirus CoronaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.