• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

World Bank dan IMF Pindahkan Staf dari Ukraina

by Redaksi Asiatoday
February 15, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Varian Delta Merusak Stabilitas dan Pemulihan Ekonomi di Asia Pasifik

Markas World Bank. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – World Bank dan International Monetary Fund (IMF) mengumumkan pemindahan staf dari Ukraina menyusul eskalasi yang memanas dan kemungkinan serangan Rusia ke Ukraina dalam waktu dekat.

Namun, surat pemberitahuan itu tidak menyebutkan secara rinci soal ke mana dan berapa banyak anggota staf yang telah dipindahkan.

“Prioritas utama World Bank Group adalah menjaga keselamatan staf kami beserta keluarga mereka. Sejalan dengan kebijakan kami terkait evakuasi, pemindahan sementara bagi staf sedang dilakukan dan langkah pengamanan sedang ditingkatkan,” tulis memo yang dikeluarkan World Bank, Selasa (15/2/2022).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Meski demikian, World Bank dan IMF menjamin kegiatan menyangkut peminjaman dan pemberian dukungan di Ukraina akan terus berjalan.

Sementara itu, IMF telah merelokasi perwakilannya yang berada di Ukraina, Vahram Stepanyan. Ia memimpin IMF di Ibu Kota Kiev sejak Juli 2021 dan bekerja bersama para karyawan lokal.

Relokasi personel juga dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap staf kedutaannya dari Kiev ke Kota Lviv di Ukraina barat. Pemindahan itu didasarkan atas peningkatan besar-besaran jumlah pasukan Rusia.

Adapun IMF menjalankan program pinjaman senilai USD5 miliar (sekitar Rp71,6 triliun) bagi Ukraina. Sementara World Bank telah memberikan pendanaan USD1,3 miliar (sekitar Rp18,6 triliun) kepada Ukraina sejak awal pandemi covid-19. (ATN)

Tags: IMFUkrainaWorld Bank
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.