• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 13, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Xi Jinping Bicara Kedaulatan China, Sindir AS

by Redaksi Asiatoday
October 23, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Abaikan Kecaman Global, Xi Jinping Tetap Lanjutkan Kebijakan Xinjiang

Presiden China Xi Jinping. Dok

ASIATODAY.ID, BEIJING – Presiden China Xi Jinping menegaskan bahwa China tidak akan pernah membiarkan kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunannya diganggu.

Ia menegaskan rakyat China tidak boleh dianggap enteng.

“Setiap tindakan unilateralisme, monopoli, dan intimidasi tidak akan berhasil dan hanya akan mengarah pada jalan buntu,” kata Xi dalam pidatonya, dilansir dari Malay Mail, Jumat (23/10/2020).

RelatedPosts

Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis

Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content

Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government

“Biarkan dunia tahu bahwa rakyat China saat ini terorganisir dan tidak boleh dianggap enteng,” tegas Xi yang mengutip pidato Mao Zedong, bapak pendiri Republik Rakyat China.

Xi berbicara pada peringatan 70 tahun penempatan pasukan Chija di Semenanjung Korea. Pasukan China  membantu Korea Utara melawan pasukan PBB dan Korea Selatan yang dipimpin AS selama perang 1950-1953.

Xi tidak secara langsung merujuk pada Amerika Serikat, yang kini hubungannya berada di titik terendah dengan China. Namun jelas, pernyataannya itu untuk menyindir dan menjadi pesan khusus untuk AS.

Tak hanya itu, presiden Xi juga menyerukan untuk mempercepat modernisasi pertahanan dan angkatan bersenjata negaranya.

“Tanpa tentara yang kuat, tidak akan ada ibu pertiwi yang kuat,” tegasnya.

Amerika Serikat saat ini tengah gencar mendekati Taiwan dan beberapa negara di kawasan Asia dan Pasifik. Langkah AS ini untuk menunjukkan bahwa mereka memiliki ‘bantuan’ di kawasan untuk melawan China. (ATN)

Tags: Xi Jinping
No Result
View All Result

Terbaru

  • Bank Jakarta and Blibli Launch Engagement Store at Jakarta Fair 2026
  • Mass Student Protest Erupts in Indonesia Over Cost-of-Living Crisis
  • Indonesian Navy Intercepts Billion-Dollar Rare Earth Shipment With Radioactive Content
  • Indonesian Students Revive Reform-Era Protests, Mounting Pressure on Prabowo Government
  • Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.