• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Tiongkok Setujui 8 Proyek Investasi Aset Tetap Senilai USD1,02 Miliar

by Redaksi Asiatoday
December 26, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tiongkok Setujui 8 Proyek Investasi Aset Tetap Senilai USD1,02 Miliar

ASIATODAY.ID, BEIJING – Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok menyetujui delapan proyek Investasi Aset Tetap (FAI) dengan investasi gabungan berjumlah 7,1 miliar yuan (sekitar USD1,02 miliar) pada November. Proyek ini diharapkan memberi efek positif terhadap laju perekonomian Tiongkok di masa mendatang.

“Proyek-proyek tersebut terutama di industri energi,” kata Juru Bicara Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok Meng Wei, melansir Xinhua, Rabu (25/12/ 2019).

Adapun Tiongkok terus melihat pertumbuhan stabil dalam FAI, didorong oleh investasi teknologi tinggi yang kuat dan tren yang membaik di beberapa daerah yang lemah. FAI tumbuh 5,2 persen tahun ke tahun dalam 11 bulan pertama di 2019, menurut Biro Statistik Nasional. FAI termasuk modal yang dihabiskan untuk infrastruktur, properti, mesin dan aset fisik lainnya.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Sementara itu, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan kesepakatan perdagangan fase satu yang sudah disepakati bermanfaat bagi Tiongkok dan Amerika Serikat. Tentu ada harapan agar kesepakatan komprehensif juga bisa segera disepakati demi kepentingan bersama.

“Perjanjian ekonomi dan perdagangan fase pertama yang dicapai antara AS dan Tiongkok adalah hal yang baik untuk AS, Tiongkok, dan seluruh dunia. Baik pasar AS dan Tiongkok serta dunia telah merespons dengan sangat positif hal ini,” kata Xi Jinping.

“AS bersedia untuk menjaga komunikasi yang erat dengan Tiongkok dan berusaha untuk menandatangani dan mengimplementasikannya sesegera mungkin,” tambah Xi Jinping.

Jinping mengakui telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Donald Trump mengenai perjanjian perdagangan. Sedangkan Trump sebelumnya mengatakan mereka memiliki pembicaraan yang sangat baik lantaran Tiongkok telah memulai pembelian besar-besaran produk pertanian AS dan penandatanganan kesepakatan formal sedang diatur.

Meski demikian, laporan dari kantor berita Tiongkok, Xinhua, tidak menyebutkan secara rinci kesepakatan perdagangan fase satu itu. Adapun kedua negara mengumumkan pada pekan lalu bahwa mereka telah menyetujui teks perjanjian yang mencakup beberapa keringanan tarif dan peningkatan pembelian produk pertanian. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ChinaChina InvestTiongkok
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.