• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Petani Se-Asia Bertemu di Indonesia dalam Ajang ‘Asian Agriculture Food Forum

by Redaksi Asiatoday
January 10, 2020
in Event
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Petani Se-Asia Bertemu di Indonesia dalam Ajang ‘Asian Agriculture Food Forum

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggagas Asian Agriculture Food Forum (Asaff) pada 12-14 Maret 2020 mendatang.

Forum ini diharapkan menjadi momen masuknya investasi negara-negara Asia ke sektor pertanian Indonesia sekaligus membuka pintu peningkatan kerja sama ekspor pertanian Tanah Air.

“Kita harapkan ini menjadi embrio yang menjembatani para petani dengan pengusaha dalam negeri maupun luar negeri. Kita harapkan akan terjadi transaksi,” terang Ketua Umum HKTI, Moeldoko, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

“Peran dan posisi Asia dalam produksi pertanian global sangat besar. Kolaborasi akan membangun ketahanan pangan negara-negara Asia dan menjamin ketersediaan pangan dunia,” tambahnya.

Menurut Moeldoko, forum internasional tersebut nantinya akan mendatangkan pelaku bisnis dari China, Vietnam, Thailand, Jepang, Malaysia, serta negara lainnya. Sehingga diharapkan pertemuan antar pelaku bisnis dan petani akan membuka peluang bagi Indonesia memperoleh aliran investasi riil serta ekspor produk.

Hal itu sebagai dukungan HKTI terhadap keinginan pemerintah untuk mendongkrak ekspor pertanian. Hanya saja, Moeldoko belum dapat menyebut seberapa besar potensi investasi maupun nilai ekspor yang bisa dijajaki

“Sementara ini saya belum bisa memproyeksi. Tapi ini setidaknya menjadi jembatan,” imbuhnya.

Forum Asaff ini dinisiasi langsung oleh Indonesia dan diharapkan menjadi ajang kolaborasi negara-negara kawasan Asia untuk membangun kemandirian dan ketahanan pangan.

Asaff kali ini merupakan gelaran kedua setelah digelar kali pertama pada 2018 lalu. Lewat Asaff, Moeldoko ingin agar kolaborasi pemangku kepentingan sektor pertanian diwujudkan dalam kerja sama yang nyata.

Peran dan posisi Asia dalam produksi pertanian global juga sangat besar. Karena itu, jika sektor pertanian negara-negara Asia maju maka akan menjamin ketersediaan pangan dunia.

“Ini menjadi forum untuk membangun kerja sama antar pemerintah, pelaku bisnis, dalam kebijakan budidaya dan teknologi pertanian, serta kegiatan usaha bidang pertanian, perikanan, dan peternakan,” paparnya.

Selain untuk membuka peluang investasi dan ekspor bagi Indonsia, isu mengenai air dan energi juga di bahas. Sebab, pangan, air, dan energi akan menjadi komoditas strategis yang selama ini menjadi isu dunia, seperti minyak bumi dan sumber daya alam.

“Indonesia dan kawasan Asia memiliki peran strategis. Mengingat potensi dan sumber daya alam mendukung untuk memenuhi kebutuhan pangan, air, dan energi dunia, khususnya memenuhi kemandirian di kawasan Asia. Indonesia saat ini juga sedang mengembangkan bio-energy, seperti B30,” urainya.

Sementara itu, Ketua Panitia ASAFF 2020, Rifqinizamy Karsayuda menambahkan, gelaran Asaff 2020 terdiri dari berbagai kegiatan diantaranya konferensi, forum bisnis, dan pemeran pertanian Asia. Forum tersebut diharapkan mencetak transaksi bisnis pertanian dengan disepakatinya kerja sama antar korporasi yang direalisasikan.

Selain membahas peluang kolaborasi pertanian di kawasan Asia, seluruh pihak yang terlibat dalam Asaff juga mengusung potensi generasi muda untuk mendukung smart farming dan digital farming.

“Diharapkan, apa yang dijajaki semua nanti bisa direalisasikan dalam aksi dan kolaborasi strategis,” tandasnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: ASAFFAsia FarmAsia TerkiniAsian Agriculture Food ForumForum Tani AsiaHKTI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.