• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun

by Redaksi Asiatoday
January 14, 2020
in News
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebuah insiden menegangkan terjadi di Perairan Laut Natuna.

Ini terjadi saat armada kapal patroli Indonesia akhir pekan lalu berpatroli di ZEE perairan utara Kepulauan Natuna. Tiga kapal milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Usman Harun-359 bersama KRI John Lie-358 dan KRI Karel Satsuit Tubun-356 melakukan patroli pada Sabtu 11 Januari 2020.

Jurnalis foto Antara mengabadikan patroli itu di atas kapal KRI Usman Harun. Di lautan itu, mereka mendeteksi 49 kapal nelayan pukat asing yang diduga mengambil kekayaan dalam laut secara ilegal di ZEE Indonesia.

RelatedPosts

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Ternyata tidak hanya itu, seperti ungkap Antara, kelompok patroli tersebut bertemu dengan enam kapal Coast Guard China dan satu kapal pengawas perikanan China. Bertemu dengan kelompok patroli TNI, kapal-kapal China itu bergeming. Mereka bahkan tampak “berbuat ulah”.

Kapal Coast Guard China membayangi KRI Usman Harun di Laut Natuna (11/1/2020)

Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun 1

Pada Sabtu dini hari itu, Kapal Coast Guard China-4301 membayangi KRI Usman Harun-359 dengan menggunakan lampu sorot ke anjungan saat melaksanakan patroli mendekati kapal nelayan pukat China. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kapal Coast Guard China membayangi KRI Usman Harun di Laut Natuna (11/1/2020)

Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun 2

Dalam jarak sangat dekat, kapal Coast Guard China itu pun terus “menempel” KRI Usman Harun sepanjang hari. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kapal Coast Guard China membayangi KRI Usman Harun di Laut Natuna (11/1/2020)

Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun 3

KRI Usman Harun pun dibayangi oleh dua kapal Coast Guard China lainnya, yaitu 5202 dan 5403. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kapal Coast Guard China dipantau KRI Usman Harun di ZEE Laut Natuna (11/1/20)

Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun 4

Di ruang kendali, awak kapal KRI Usman Harun 359 terus memantau dan memberi laporan perkembangan situasi atas manuver kapal-kapal China itu. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Kapal Coast Guard China-5302 potong haluan KRI Usman Harun di Laut Natuna (11/1)

Tegang di Laut Natuna, Kapal China Nyaris Tabrakan dengan KRI Usman Harun 5

Momen menegangkan terjadi saat Kapal Coast Guard China-5302 memotong haluan KRI Usman Harun-359 pada jarak 60 yards, atau sekitar 55 meter. (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Meski situasi cukup menegangkan, namun tidak ada laporan adanya insiden yang serius atas manuver kapal-kapal China itu.

Pekan lalu pihak TNI sempat menyatakan tidak ada lagi kapal China di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, di perairan Natuna.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjend TNI Sisriadi, mengungkapkan TNI AU telah melakukan pengamatan di wilayah perairan Natuna dan hasilnya sudah tak ada lagi kapal asing di perairan tersebut.

“Dengan pengamatan dari TNI AU melalui udara, mereka artinya kapal-kapal China yang melakukan illegal fishing mereka sudah keluar dari ZEE kita pasca kunjungan Presiden ke Natuna,” kata Sisriadi di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (09/01/2020).

TNI kata Sisriadi, tetap menggelar operasi di wilayah perairan Natuna dan itu merupakan operasi rutin TNI. Sedangkan untuk intensitas operasinya menyesuaikan dengan kondisi perkembangan keamanan di wilayah tersebut. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Indonesia vs ChinaNatunaTNIZEE Natuna UtaraZEEI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.