• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kimia Farma Didorong Masuk Pasar Kuwait

by Redaksi Asiatoday
January 18, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kimia Farma Didorong Masuk Pasar Kuwait

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait, Tri Tharyat, bertemu dengan Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma, Imam Fathorrahman, untuk membahas potensi ekspor produk Kimia Farma ke Kuwait.

Dalam kesempatan tersebut Dubes RI Kuwait menggambarkan besarnya potensi ekspor obat-obatan dan produk kosmetik Indonesia ke Kuwait dikarenakan kondisi terkini pasar Kuwait dan Timur Tengah secara umum yang berkembang dengan pesat.

Disampaikan pula, berdasarkan pengamatan dan analisa KBRI Kuwait, produk herbal dan obat-obatan berkualitas tinggi cukup populer di Kuwait “Kesadaran masyarakat untuk ‘going back to nature’ cukup tinggi’ ungkap Dubes Tri Tharyat,

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

“Masyarakat Kuwait juga memiliki standar tinggi, sangat cocok untuk ekspor produk Indonesia yang sudah terjamin kualitasnya,” ujarnya, melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (17/01/2020).

Kimia Farma sendiri memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas produksi melebihi kebutuhan dalam negeri sehingga sangat memungkinkan untuk melakukan ekspor.

“Mudah-mudahan Kuwait dapat menjadi salah satu tujuan ekspor kami,” ungkap Imam Fathorrahman, Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma.

“Untuk itu, bantuan KBRI Kuwait terutama mengenai informasi mengenai mekanisme dan peraturan impor di Kuwait dan perusahaan lokal yang berpotensi menjadi distributor produk-produk Kimia Farma sangat dibutuhkan,’ lanjutnya.

Kuwait adalah salah satu negara Teluk yang sangat terbuka bagi investor asing dan dapat menjadi alternatif pintu masuk produk Kimia Farma ke negara-negara Teluk lain. hal ini merupakan kesempatan baru mengingat selama ini, pintu masuk tradisional produk ekspor Indonesia ke kawasan adalah Persatuan Emirat Arab dan Saudi Arabia.

Pertemuan Duta Besar RI Kuwait dengan pihak Kimia Farma ini merupakan salah satu upaya menjalankan misi diplomasi ekonomi #RintisKemajuan yang menjadi salah satu prioritas Presiden RI. ​(AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Indonesia-Negara TelukIndustri PetrokimiaKerjasama Indonesia Timur TengahKerjasama Indonesia-KuwaitKimia Farma
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.