• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

China Konfirmasi Kematian Keempat Akibat Wabah Pneumonia

by Redaksi Asiatoday
January 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Konfirmasi Kematian Keempat Akibat Wabah Pneumonia

ASIATODAY.ID, BEIJING – Penyakit Pneumonia kembali menelan korban jiwa.

Pasalnya, China baru saja mengonfirmasi kematian keempat akibat Pneumonia yang disebabkan oleh virus korona tipe terbaru yang telah menyebar ke seantero China. Korban keempat diketahui sebagai pria berusia 89 tahun.

Melansir AFP, Selasa (21/01/2020), pria tersebut meninggal usai sempat sulit bernapas di kediamannya di Wuhan, kota yang diyakini sebagai sumber virus baru tersebut.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Sejauh ini, semua kematian akibat virus tersebut berada di Wuhan. Virus baru ini menunjukkan gejala penyakit mirip dengan Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS.

SARS telah menewaskan hampir 650 orang di China dan Hong Kong pada 2002 hingga 2003. Total orang yang terjangkit virus baru di China mencapai 218. Sementara jika digabung dengan negara lain, angkanya mencapai 222.

Virus Korona terdeteksi di Thailand, Jepang dan juga Korea Selatan.

Sebelumnya, Komisi Kesehatan Nasional China mengonfirmasi bahwa virus tersebut menular antarmanusia. Hal ini dapat terlihat dari terjangkitnya sejumlah staf medis yang menangani pasien ‘pneumonia misterius’ di China.

Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan jajarannya untuk segera mengatasi masalah ini. Ia khawatir virus ini dapat mewabah karena terjadi peningkatan jumlah kasusnya terjadi di tengah momen liburan Hari Raya Imlek.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi bahwa virus tersebut memang dapat menular antarmanusia dalam kondisi tertentu, dalam hal ini jika seseorang berada dekat dengan pasien.

WHO menjadwalkan pertemuan darurat untuk mendiskusikan wabah Pneumonia pada Rabu besok. Pertemuan akan membahas mengenai apakah virus di China dapat dikategorikan sebagai darurat kesehatan internasional atau tidak.

Hingga saat ini, WHO belum mengeluarkan imbauan atau larangan bepergian terkait masalah virus korona di China. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: ChinaVirus PneumoniaWHOWuhan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.